Tuesday, November 14, 2017

Seberapa Jauh Level Romantisme Kamu Saat Chatting?

Chatting adalah halusinasi. Ini bisa kita lihat dalam sinetron, misalnya. Di dalam sinetron, siapapun yang menerima chat akan mendengar suara si pengirim. Seolah-olah si pengirim berada di sana sambil bisikin di deket kuping. Was wes wos was wes wos. Gitu. Ketika terjadi adegan kejahatan lalu si teman perampok mengirimnkan pesan ‘Semua udah gue urus.’ Maka Bos Besar akan menyeringai penuh kemenangan. Tertawa sambil membayangkan partnernya yang berhasil menyelesaikan misi laknatnya.

Padahal yang diurus perpanjangan KTP.

Di dalam kehidupan sehari-hari, halusinasi dalam chatting juga dapat kita temukan.  Seperti misalnya, pada pasangan berikut:

Cewek: Yah di rumah aku hujan. Nggak jadi pergi deh. :(
Cowok: Sabar ya.
Cewek: Dingin. :(
Cowok: Ya udah. Sini aku peluk ya.
Cewek: Iya. Anget deh sekarang. Hehehehe.

ANGET DARI HONGKONG?! KALO MAU ANGET MAH MASUKIN PALA LO KE MICROWAVE!

Bisa kita lihat dalam kasus tadi, chatting dapat membuat seseorang berhalusinasi (apa emang orangnya punya penyakit saraf?). Jika kita telisik lebih jauh, hal-hal seperti ini hanya terjadi pada orang-orang tertentu: mereka yang sedang jatuh cinta. Dengan kata lain, kita dapat melihat seberapa tinggi kadar romantisme seseorang berdasarkan cara chattingnya.

Oleh karena itulah tulisan ini gue buat. Supaya kamu tidak lagi menebak-nebak, supaya kamu bisa mengerti, perasaan gebetan kamu melalui cara dia membalas chat kamu. Maka inilah dia, 3 level romantisme asmara seseorang berdasarkan cara chattingnya. 

LEVEL 1

Bukalah kembali aplikasi chatting kamu. Tentu, pada tingkatan awal (sebelum pacaran), akan terlihat bagaimana kamu dan dia hanya melakukan chatting seperti umumnya dua orang asing yang berkomunikasi. Berikut adalah perbedaan antara orang biasa dan yang baru pacaran/PDKT:

--orang biasa--
K (Kamu): Lagi sibuk nggak?
G (Gebetan): Nggak.
Arti: Dia tidak sibuk. Udah. Gitu aja.

 --Pacaran/PDKT—
K: Lagi sibuk nggak?
G: Nggaak.
Arti: Dia tidak sibuk. Dan AAAK HAMILIN AKU, MAS! AJAK NGOBROL! AJAK! AJAK! AJAK! PLIZ!

Di suatu waktu, mungkin kamu akan menemukan balasan yang lain. Seperti misalnya:

K: Lagi sibuk nggak?
G: MOTOR JANGAN LUPA DIMASUKIN YA DIK.
Arti: Kamu salah kirim chat.

LEVEL 2

Jika kamu dan pasangan sudah resmi pacaran, cara kamu chatting akan berlanjut kepada level ini. Level di mana kamu lebih sering mengirimkan chat berupa stiker, emoji, meme, gif, atau berbagai hal lain yang bukan merupakan teks. Kenapa? Karena perasaan tidak bisa digambarkan dengan kata-kata!

Berikut adalah contoh chat pasangan yang sudah mencapai level 2:

Cewek: Sayaaang.
Cewek: (Stiker Tatan ayafru)
Cowok: Iya kenapa?
Cowok: (Stiker brown lempar-lempar bunga)
Cewek: (Stiker Moon “NGUMPUL YUK!”)
Cowok: (stiker Jokowi “KERJA KERJA KERJA!”)
Cewek: (Foto selfie sambil monyongin bibir. Edit di atasnya tulis “KERJA MULU” Bawahnya tulis “KERJAIN AKUNYA KAPAN?”)

Hening.

Cowok: (Stiker Jokowi “AMBIL SEPEDANYA!”)

Kalau handphone kamu chat-nya udah kayak pintu kulkas yang banyak stikernya. Selamat! Kamu sudah berada di level romantisme 2!

LEVEL 3

Level 3 merupakan tahapan tertinggi dalam romantisme chat. Ya, ini adalah saat di mana isi chat kamu lebih banyak menggunakan tanda * (bintang) ketimbang obrolan. Terus terang, gue juga awalnya melakukan ini. Tapi setelah gue pikir ulang, ini adalah tindakan yang jijik abis! Soalnya gue gak punya pacar.

Berikut adalah cara penggunaannya:

Cewek: Sayaang.
Cowok: *peluk
Cewek: *peluk balik
Cowok: *pegang rambut kamu
Cewek: *diem
Cowok: *jambak
Cewek: *menggeliat melepaskan diri
Cowok: *jedotin ke tembok
Cewek: *mengerang
Cowok: *slengkat kakinya
Cewek: *slengkat balik
Cowok: *tepis *kunci
Cewek: *sesak napas
Cowok: *ANGKAT SABUK WWE *selebrasi

Nah, itulah ketiga level romantisme saat melakukan chatting dengan pasangan. Tidak bisa dipungkiri, ada beberapa jenis romantisme lain. Seperti misalnya, menggunakan aplikasi chatting untuk kirim-kiriman VOICE NOTE. Ya, meskipun cukup langka, tapi spesies itu benar-benar ada. Semoga mereka disadarkan bahwa sejak dulu, para ilmuwan telah menemukan sesuatu yang bernama TELEPON. Dan semoga, dengan membaca tulisan ini, kamu tidak lagi menerka-nerka, bagaimana perasaan gebetan kamu dari cara chatnya.

Jadi, sudah seberapa jauh level romantisme asmara saat chattingmu?
Suka post ini? Bagikan ke: