Senin

Laptop masih menyala, memutarkan Chivalry is Dead pelan-pelan saat aku mulai berani bangun pagi ini.

Aku bangkit dan duduk di kursi samping tempat tidur. Mengatur napas dan kedap-kedip sedikit. Di sampingku, guling sudah lepas dari sarungnya, selimut mental jauh di pojok kasur. Kabel-kabel charger meliuk-liuk di atas bantal. Entah serusuh apa tidurku tadi malam. Yang aku ingat, chat  terakhir kemarin membuatku menyengir bahagia.

Kemudian, pluk.
Sekarang deh.

Entah kenapa perasaanku berdebar-debar. Aku mengambil gelas di pinggir jendela. Meminum teh yang dingin dan terlalu manis. Seperti perasaan yang terlambat dihampiri.

Aroma jeruk berembus tiap aku menengok ke arah kipas angin. Kuangkat selimut, dan, kulipat dan kurapihkan tempat tidur. Kutarik ujung-ujung sprei sampai tidak ada lekukan di tengah kasurku. Katanya, untuk memulai hari yang baik, kita harus mengawalinya dari kamar yang rapi.

Aku menyetel satu lagu lagi.
Lalu menyadari sesuatu.

Tampaknya, ada sesuatu yang hilang pagi ini. Sesuatu, yang, biasanya membuatku lari dan mandi pagi dengan terburu-buru. Aku mengangkat laptop, tapi yang ada hanya debu yang sudah terlalu lama tidak dilap. Aku membuka laci di meja, tapi yang ada hanya kumpulan pensil, pulpen, dan beberapa kabel dan mouse bluetooth yang sudah habis baterainya.

Aku mematikan music player di laptop. Memejamkan mata, berharap dengan begini aku dapat berkonsentrasi dan mengingat hal yang berbeda hari ini.

Di tengah suara kipas angin dan putaran jam di kamar, aku tersenyum.
Ternyata, senin menyebalkan itu yang tidak ada.


Senin, 11 Januari 2016, mata masih kriyep-kriyep.

5 comments:

  1. Horay, jadi ini cerita fiksinya.. Ini bakal bersambung atau enggak?

    "ternyata senin menyebalkan itu tidak ada"
    ITU HANYA MITOSS

    ReplyDelete
  2. Aku kuran ngerti nih maksud ceritanya gimana :(

    ReplyDelete
  3. senin yang menyebalkan itu tidak ada, yang ada adalah senin yang memaleskan (mungkin) :v

    ReplyDelete

Suka dengan konten yg ada? Silakan sawer gue seikhlasnya dengan klik menu "Support gue!" di atas.

Dengan menyawer kamu akan mendapat email surat cinta dari Kresnoadi DH. Sungguh mantabi bukan?