Hujan

Hujan sore ini sangat lucu.

Ia membawaku pada perhentian-perhentian yang tidak terduga. Di satu waktu, aku harus masuk ke warung kelontong kecil dan berdempet-dempetan dengan para pengendara motor lain. Di waktu yang lain, aku bisa saja menepi ke halte bus yang masih kosong.

Menanti rintik-rintik itu berakhir, untuk kemudian melanjutkan perjalanan.

Hujan sore ini mengingatkanku untuk tidak bergerak dalam keterburu-buruan. Untuk aku berhenti sejenak, di antara semua ketergesa-gesaan. Hujan sore ini menyadarkanku bahwa sebetulnya, di antara berbagai pergerakan ini, ada waktu yang harus diresapi. Sama seperti aku yang selalu berpikir di sela-sela menunggu reda. Ada detik demi detik, yang aku rasakan betul-betul. Ada reda yang harus selesai, sebelum aku kembali melangkah.

Dan mungkin itu berarti,
Ada luka yang harus sembuh,
sebelum hati bisa digunakan kembali. 


Selasa, 12 Januari 2016, baru selesai handukan.

1 comment:

Suka dengan konten yg ada? Silakan sawer gue seikhlasnya dengan klik menu "Support gue!" di atas.

Dengan menyawer kamu akan mendapat email surat cinta dari Kresnoadi DH. Sungguh mantabi bukan?