Thursday, December 31, 2020

masih ada bulan di 2021.

Ehehehe.

Seru ya tahun ini.

Dimulai dari hal-hal yang bikin kita semangat, lalu dihantam sesuatu yang gak pernah kita duga. Ingat banget gue, malam tahun baru kemarin, gue di kos daerah Tebet. Sambil mikir, "Kampret, kenapa gue baru tahu kalau di kosan ini ada rooftop-nya ya?"

Mau ngeliat, tapi di luar hujan.

Handphone bunyi berkali-kali.

Beberapa ada yang mengabarkan kalau lagi di dekat monas, ada yang ke puncak, ada yang staycation bareng teman satu geng. Katanya, ada konser di daerah kota (?).

Tapi, di luar hujan. Deras.

Petasan menunggu reda. Teriakan, perayaan, ciuman, pindah ke ruangan. Bakar-bakaran, angkat gelas kita bersulang.

Tahun ini seru, kata gue.

Besoknya, banjir.

Dan sisanya, seperti yang kita tahu, adalah sejarah.

Kalau kita liat dari jauh, tahun ini isinya emosi doang. Kecewa, marah, nangis, bahagia karena merasa bangkit, dan lainnya, dan lainnya lagi.

Memang pusing kalau gue, lo, kita, yang cuma individu ini, mikirin negara. Mikirin kaum-kaum lain yang begini dan begitu. Mikirin bisnis yang hancur terpuruk. Mikirin kenapa es di antartika mencair terus. Mikirin kok banyak banget sampah di laut. Ada kaos, ada kaleng, ada kura-kura yang hidungnya tertusuk sedotan. Mikirin tabungan buat rumah yang kepake lagi, dan lagi. Mikirin yang harusnya kan begini, harusnya nggak begitu.

Lucunya, hidup gak melulu tentang hal-hal besar.

Kalau kita liat dari dekat, hidup juga tentang menemukan lagu baru dari Discover Weekly. Tentang keluar dari KRL, lalu berhenti sebentar mengambil handphone untuk memotret, karena langitnya lebih cerah dari yang pernah kita kenal. Tentang ngasih makan kucing liar. Tentang ketawa-tawa ngeliat video konyol di Tiktok. Tentang buka-buka Pinterest karena, "Kayaknya kamar gue butuh sedikit perombakan, deh." Tentang kenal orang-orang baru yang sampai sekarang, bahkan belum pernah kita temui.

Lucunya, hidup, kalau diliat kecil-kecil aja, emang suka bikin senyum-senyum sendiri.

Tahun depan rasanya kayak jalan di pantai malam-malam. Bukan waktu yang oke buat update media sosial. Cuma debur ombak, angin kencang, dingin, dan telapak kaki yang menginjak pasir. DI ujung sana gelap. Kita tidak benar-benar tahu ada apa di baliknya, dan itu bikin kita waspada.

Lalu kita duduk, membuat api.

Kita melihat ke atas. Langitnya mendung. Tapi kita tahu di sana ada bintang. Di sana ada bulan. Bara api terbang kecil-kecil di depan. Hangat. Ada ketidakjelasan, tapi hangat.

Tidak ada ledakan petasan. Tidak ada jerit terompet. Tidak ada anak yang berlarian dengan kembang api.

Lalu kita tiduran sebentar, dan 2021 datang.

Gue merasa tenang.

Tahun depan, gue mau kenal orang baru lebih banyak lagi. Gue payah dalam mencari teman baru, tapi gue mau coba. Ada satu dua kompetisi yang mau gue ikuti. Mau belajar menulis dan komedi lebih serius lagi. Mau benaran main youtube dan belajar perkameraan. Mau nemuin lagu-lagu catchy dari Discover Weekly lagi. 

Tahun depan emang gelap dan tidak ketebak, tapi setidaknya gue tahu: masih ada bulan di atas kepala.




ps) mari kita semua tulis hal-hal yang pengin kita lakuin di 2021! denger2 sih makin banyak pamer mo ngapain, makin diaminin warga, makin bisa terwujud!

Share:

5 comments:

  1. 2021 mau upgrade keuangan biar cepet bisa beli rumah idaman!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Serius amat ini postingan. Gak ada yang mau ngelawak apa biar lucu?

      Delete
    2. Anjir, dikomentarin sendiri. Gue bantu aminin ya. Aamiin.

      Hm, 2021 mau jadi orang kaya yang kalau beli buku atau apa pun enggak harus nunggu diskonan.

      Mau menulis cerita yang semakin seenak jidat juga, terus sekalian membuang ketakutan setiap kali lagi pengin bikin sesuatu. Haha.

      Iya ya, mending pamerin aja asal jatuhnya bukan ke arah riya.

      Delete
  2. Selamat menjalani chapter baru! 2021 semoga happy dan sehat supaya bisa ngelakuin apapun dengan enjoy 😬 cheers!

    ReplyDelete
  3. Uwooow! Sungguh aku terpesona!!
    Tulisan Anda betul adanya, Senpai. Saya membaca tulisan ini di bulan pada 2021.

    ReplyDelete

Suka dengan konten yg ada? Silakan sawer gue seikhlasnya dengan klik menu "Support gue!" di atas.

Dengan menyawer kamu akan mendapat email surat cinta dari Kresnoadi DH. Sungguh mantabi bukan?