Sunday, May 17, 2020

Postingan Random yang Ditinggal-Tinggal


Hari ini gue bangun jam setengah satu siang. Gila. Bangun-bangun kaget sendiri. Nulis ini juga nyawa belum kekumpul. Mata masih kriyep-kriyep.

Yak, baru berapa kalimat di atas tulisannya belum gue lanjutin lagi. Malah nonton youtube, nemu youtube channel orang korea yang isinya vlog kucing dan anjing peliharaan (percayalah, itu youtube channel seru banget!), terus belanja online. Dan sekarang jam berapa? Setengah lima. Postingannya bahkan baru dua paragraf.

Shit. Gue lupa tadi lagi nulis. Setelah nulis paragraf di atas, gue malah tiduran sebentar (punggung gue pegel karena duduk di lantai depan laptop), lalu masukin tanaman ke belakang. Eh tahu-tahu udah buka puasa aja.

Ini gue puasa berasa nge-cheat.

Setelah buka puasa, gue mandi, liat Tiktok, nontonin Vincent dan desta show, dan sekarang baru lanjutin lagi. Bagus. Udah mau pukul 12 malem. Oke, mari kita lanjutkan tulisan ini. *kretekin jari

Gimana keadaannya selama di rumah?

Terus terang, lama-lama gue teler deh. Lo tahu matryoshka? Boneka khas rusia yang di dalamnya ada boneka yang sama dengan ukuran yang kecil dan di dalamnya ada boneka yang sama dengan ukuran yang lebih kecil dan di dalamnya ada boneka yang sama dengan ukuran yang lebih kecil. Lo tahu lah ya maksud gue.


Seminggu ke belakang, kepala gue kayak ada boneka itu. Pikiran gue penuh. Tapi, setiap kali gue mencari tahu apa penyebabnya, yang gue dapat justru pikiran-pikiran lain yang lebih dalam dan kecil. Sampai, ketika gue mencapai pikiran yang paling dalam, gue menemukan kalau isinya… kosong. Udah kayak matryoshka.

Di postingan ini, gue mau ceritain hal-hal nggak penting aja deh.

Satu. Sewaktu pertama kali pemerintah nyuruh buat tinggal di rumah, gue selalu mimpi buruk. Tiga kali berturut-turut gue bangun dengan kaus penuh keringat, sprei yang copot, sampai hape kelempar. Ini antara mimpi gue emang serem, atau gue kalo tidur kayak kuda lumping. 

Mimpi buruk pertama adalah gue jalan di tengah jalan raya yang kosong, berdua sama orang asing. Kami ngomongin soal kematian. Mimpi kedua setting-nya di hotel. Kami berada di semacam family gathering. Orangnya-orangnya dari berbagai kalangan teman kuliah. Di bagian bawah dekat hall, banyak tukang makanan. Mulai dari siomay, mie ayam, gorengan, dan prasmanan kayak di kondangan. Selama di acara itu, berhari-hari gue selalu makan mie ayam. Gue bahkan sering bercanda sama abang yang jual. Anehnya, gue baru sadar belakangan kalau cuma gue yang beli mie ayam. Sampai temen-temen gue bilang kalau di dekat hall itu nggak ada yang jual mie ayam. Abang penjual mie ayamnya ternyata setan dan dia ngikutin gue terus. Pas ngetik ini aja gue merinding sendiri. Mimpi ketiga cerita gue sama Alam. Kami janjian ketemu, lalu gue sadar kalau ada yang aneh dari wajahnya. Begitu gue tanya, Alam bercerita kalau duitnya abis. Di sini gue curiga. Alam tuh Engineer di Tokopedia, yang gue tahu duitnya banyak. Begitu gue desak, dia bilang kalau dia abis beli 8,2 kilogram tengkorak manusia. Harganya 20 juta. Dan sekarang Alam bingung, tengkorak sebanyak itu mau diapain. Kalau dibuang gitu aja, pasti bakal horor dong. Kebayang nggak sih ada pemulung lagi ngubek-ngubek sampah, lalu ngeliat tengkorak manusia? Bisa-bisa kepalanya dilobangin terus dijadiin asbak (lho).

Gue versi di dalam mimpi merinding. Katanya, kalau dia ngembaliin tengkorak itu ke penjual, dia bakalan kena denda. Maka, demi Hasrat protes, gue nemenin Alam naik sepeda menuju kantor ecommerce ini. Eh, begitu sampai alamat kantornya, tempatnya kayak TMII yang nggak keurus. Lahan kosong, tembok retak-retak, bibir pecah-pecah. Di situ gue minum adem sari ketakutan sampai akhirnya bangun.

Dua. Sebagai salah satu alternatif mengisi kebingungan di rumah, gue beli berbagai bibit dan berkebun. Well, sebetulnya bukan yang berkebun gimana sih. Saat ini, gue menanam bunga matahari, selada, caisim, dan cabai. Gara-gara kegiatan tidak penting ini, Nyokap jadi kepingin juga. Dia mau ikutan untuk nanem kangkung dengan teknik hidroponik. Gue baru beli peralatan hidroponiknya tadi sore. Jadi, kita liat nanti bakalan kayak apa. Mudah-mudahan ada yang bisa ditumis.


Tiga. Sewaktu Nyokap bersih-bersih lemari beberapa hari lalu, dia menemukan surat dari Bokap. Surat itu ditulis dari Padang pada 17 Juli 1992, saat gue belum lahir dari abang gue lagi gemes-gemesnya. Tintanya masih rapi meski kertasnya agak menguning. Gue tidak tahu isi surat dari Bokap secara detail, soalnya ditulis pakai bahasa jawa. Gue cuma tahu beberapa bagian kayak nanya keadaan abang gue, tentang Ciputat, lalu ngasih tahu kalau di Padang, Bokap dikasih makan sahur dan berbuka dari kantor. Ya, gue sendiri agak gimana gitu karena baca surat itu ketika bulan puasa juga.

Empat. Jam tidur gue berantakan abis. Seharusnya dengan di rumah melulu, hidup kita jadi lebih sehat dan teratur. Tapi buat gue malah semakin nggak jelas. Terlebih di bulan puasa ini. Kurang lebih kayak gini rutinitas gue: jam 2 tidur – jam 4 sahur – jam 6 tidur – jam 10/11 bangun dan kerja – jam 7 ketiduran – jam 9 kebangun – lalu ulangi lagi. Jadwalnya akan semakin aneh kalau gue memaksakan nggak tidur sehabis sahur. Gimana sih caranya bikin ini jadi bener?

Lima. Selain channel peliharaan (pet-log), gue juga nemu beragam channel youtube lain yang seru. Salah satunya Valspire Family ini. Gile, cinematografinya keren banget. Sederhana, tapi mentah dan kerasa hidup banget. Lo harus nonton! Selain itu, saking gabutnya (atau kangennya keluar rumah), di suggestion youtube gue muncul video orang jalan-jalan selama dua jam di New York pas hujan. Tinggal gue fullscreen, lalu berasa lagi jalan di luar deh. Gue juga nemu konsep video yang serupa, tapi berisi orang yang jalan-jalan sambil melakukan street photography. Kayak first point shooter, tapi yang dipegang kamera. Jadi seolah-olah kita fotografernya.

Enam. Salah satu acara internet favorit gue saat ini Vincent and Desta Show with Hesty Enzy. Nggak pernah nggak ketawa lepas kalau udah nonton mereka.  Beberapa kali gue pernah merusuh di kolom komentar bareng Arul Dagul saat mereka lagi live. Kalau nggak percaya, coba aja nonton. Mereka live setiap senin, kamis, dan sabtu pukul 9 malam di youtube channel-nya. Dari mereka gue tahu orang-orang terdekatnya. Mulai dari Iyonk, asistennya Desta, sampai Mukmin, tetangganya Vincent yang kalau ketawa selalu melet. Ya, random abis emang.


Tujuh. Gue udah meng-upload ebook Tunggang-Langgang ke Karyakarsa. Totalnya ada 14 bab dengan 323 halaman. Buat yang belum tahu, Tunggang-Langgang adalah ebook dari kumpulan tulisan gue di tahun 2016. Berisi kumpulan cerita tentang kehidupan di habitat yang salah. Mulai dari kisah horor kampus, kejebak bareng orang yang bau, kegagalan fashion yang berujung naas, sampai cerita tentang ular peliharaan abang gue. Kamu bisa baca di link ini.

Random juga ya kegiatan gue selama di rumah. Terus terang, minggu kemarin gue lagi nggak ada semangat nulis, jadi blog ini dianggurin. Project Ch. juga belum gue pegang lagi. Buku-buku yang gue beli juga belum gue baca lagi. Mudah-mudahan minggu ini bisa lebih semangat lagi. Yosh!

Kalo kamu, udah ngapain aja?

Maafkan postingan yang ditinggal-tinggal ini ya. Mulai nulis pukul setengah satu siang, baru selesai setengah dua pagi. Mudah-mudahan gak pusing bacanya. :p


Share:

5 comments:

  1. Sebuah kerandoman yang panjang. Kerjaan gue selama di rumah kalo ga tidur ya mulis ya baca ya nonton ya salat ya ngaji ya bantu nyokap dan ya ya ya lainnya.

    Lo berkebun pake hidroponik tetep ditaruh di halaman?

    ReplyDelete
  2. Mimpi-mimpi buruk itu mungkin datang karena keadaan pikiran kamu lagi "begah", Di. Jadwal biologis berubah karena covid dan ramadhan, jadi tubuh ikut menyesuaikan. Eh, coba ikutin channel macam Peaceful Cuisine atau Jun's Kitchen. ASMR masak-masak yang enggak berisik dan bisa jadi pengantar tidur.

    ReplyDelete
  3. Iya tidur udah ga bener, malem susah bener buat tidur jadinya antara binge-reading atawa binge-watching, baru bisa tidur habis sahur.

    Emang bener, mimpi makin aneh dan kerasa vivid banget. Buka twitter di timeline samaan pada curhat soal mimpi juga. Karena penasaran, nyari2 soal fenomena ini dan udah banyak yg bahas dari sisi sainsnya. Jadi kayaknya merata di seluruh dunia pada mimpi yg aneh2.

    ReplyDelete
  4. gue juga kadang gitu bang, semangat muncul dan hilang dg sendirinya. apalagi pas keadaan kaya gini. gaada kejelasan, hasrat buat nuangin pikiran ke tulisan tuh ada.. tapi nggak terealisasi.

    ReplyDelete
  5. Masa #stayathome kayaknya memberikan efek yang sama pada banyak orang mas. Saya sendiri ngalamin periode "susah" dalam urusan psikis. Rasa tidak nyaman, kepala penuh, cuma bedanya saya nggak mimpi buruk.

    Rupanya berada di dalam rumah terus itu tidak senyaman yang kita duga. Banyak sekali masalah yang timbul dan membuat suasana hati jadi tidak enak.

    ReplyDelete

Suka dengan konten yg ada? Silakan sawer gue seikhlasnya dengan klik menu "Support gue!" di atas.

Dengan menyawer kamu akan mendapat email surat cinta dari Kresnoadi DH. Sungguh mantabi bukan?