Wednesday, October 16, 2019

Pertama Kali ke Jakarta Aquarium Berkat Traveloka Xperience



Suaranya berubah ketika kami sampai di antrian masuk Jakarta Aquarium. ‘Yeay! Liat mermaid!’ Nada suaranya naik dua oktaf. Udah kayak Gita Gutawa. Muka gue datar. Apa serunya ngeliatin ikan? Cuma makhluk yang hobi megap-megap di dalam air. Semua ikan juga tampak sama di mata gue.



Gue mengeluarkan handphone, menunjukkan voucher ke mas-mas Traveloka yang berjaga.

‘Mau liat mermaid ya, Mbak?’ tanya petugas, sambil nge-scan barcode di handphone gue. ‘Nanti mulainya jam tiga ya.’

Gue dan si pacar bertatapan. Si pacar nyengir lebar. Gue heran.

‘Sejak kapan Ria Ricis tampil di sini, Mas?’
‘Bukan Ria Ricis kok.’

Lah, dia mikir gue nanya serius.

Entah udah berapa lama gue nggak datang ke tempat-tempat kayak gini. Dan begitu masuk, ini yang gue dapatkan: rasa tenang. Gatau kenapa, melihat ikan-ikan ini meliuk di dalam air, seolah kayak ngebuat gerakan gue jadi lebih lambat. Warna biru kehijauan yang mendominasi juga ngebikin napas lebih santai. Bawaannya nyaman. Ya mungkin kalo tempat ini dicat merah semua gue bakal ngerasa kayak di neraka sih..


jakarta akuarium


Suasana menenangkan ini membuat kami tidak banyak ngobrol. Dia excited berjalan dari satu akuarium ke akuarium lain. Sementara gue mengikutinya di belakang.

‘Kamu tahu nggak, yang bisa melahirkan kan kuda laut jantan,’ kata gue. Kepala kami maju, hampir menempel ke kaca. Dua ekor kuda laut hitam seukuran ruas jari berenang santai.

Setelah mengamati, dia menengok ke gue. ‘Masa?’

‘Keren kan aku. Yang nggak penting gini tahu.’ Gue menyombongkan diri. ‘Udah dia yang hamil, dia juga yang harus cari nafkah. Berat hidup jadi kuda laut.’

‘Beruntung kan kamu nggak jadi kuda laut.’ Gue langsung ngibrit begitu dia kelar ngomong.


pengalaman di jakarta aquarium


Sambil merekam dia dari belakang, gue mulai berpikir. Sekarang gue udah berada di usia yang krusial. Sebentar lagi akan datang masa di mana tanggung jawab semakin besar. Mungkin nanti yang gue pikirkan adalah bagaimana bayar listrik setiap bulan. Bagaimana gue harus melunasi ini dan anu. Bagaimana menjawab pertanyaan teman tentang karir. Bagaimana kalau gue punya anak. Bagaimana gue harus memilih sekolah untuk anak gue. Dan apakah dengan semua tanggung jawab ini, gue masih bisa bersenang-senang… bersama dia?

‘Wah, ada piranha nih!’ Dia menunjuk akuarium di pojok, lalu masuk ke dalam lorong.  

Dari viewfinder kamera, gue melihatnya bercelinguk di depan kaca. Matanya membulat. Gue mematikan kamera, lalu ikut masuk ke lorong.

‘Lihat deh, masa piranhanya diem semua.’

Di depan gue, puluhan ikan piranha mematung. Kayak lagi mannequin challenge di air. Pikiran gue masih nggak fokus. Di tengah merekam fenomena (atau emang piranha kelakuannya begini?), dia menarik tangan gue. Sudah waktunya nonton mermaid.

Tempat pertunjukan mermaid ada di ujung. Karena terlambat, kami duduk lesehan di bagian pinggir. Di antara kami banyak anak kecil. Dia beberapa kali mengeluarkan hapenya dari tas, mungkin memastikan supaya siap mengambil gambar kapanpun. Suara dari speaker memberitahu bahwa pertunjukan dimulai sepuluh menit lagi. Backsound digantikan suara gemericik air dan musik instrumen.

‘Kenapa sih kamu suka mermaid?’

Lagi-lagi matanya membesar. Senyumnya mengembang. Seperti wajah anak-anak ketika mendengar jingle abang es krim di depan rumah.

‘Ya suka aja.’

Sebuah jawaban yang singkat, padat, dan tidak jelas.

‘Nggak ada alasan mendasar apa gitu?’

‘Ya nggak ada.’ Dia berpikir sebentar. ‘Karena cantik kali ya? Terus bisa berenang, terus…’ gayanya menjelaskan persis ketika gue menjelaskan kenapa action figure Robin gue pakai untuk melawan Spiderman. Setelah sekian lama, dia melanjutkan, ‘…ya nggak tahu. Ya suka aja.’

Pertunjukan dimulai. Di layar muncul tulisan “Pearl of South Ocean”. Gue meledeknya sambil berbisik, ‘Asik, nonton Nyi Roro Kidul. Ratu pantai selatan.’ Tapi pandangannya masih lurus. Dia mencubit gue dan bilang, ‘Diem ish. Bawel.’



Ternyata, Pearl of South Ocean bercerita tentang putri kerajaan yang dikutuk dan diselamatkan oleh kepiting... lalu berubah menjadi mermaid. Raja yang dibunuh oleh Ratu jahat diselamatkan oleh mutiara yang dimiliki si mermaid. Pertunjukan pun selesai. Satu per satu para pemain keluar dan membungkukkan badan. Penonton bertepuk tangan. Gue menengok ke kanan. Matanya berbinar.

‘Bagus,’ katanya pelan, ngomong sendiri. Dia menggandeng tangan gue. Kami bertatapan.
Dari sorot matanya, rasanya gue tidak perlu khawatir tentang apa-apa lagi.

--
Terus terang, hari kamis lalu, ketika dia menanyakan tujuan main untuk weekend ini, gue masih gak tahu. Beruntung gue inget ada TravelokaXperience, salah satu fitur (?) baru yang ada di Traveloka. Gue coba ngecek di situ, dan ternyata enak banget. Di sana, gue jadi tahu berbagai alternatif tempat main selain mal.

Buat gue yang jarang pake Traveloka (karena emang bukan orang yang sering pergi), fitur ini berguna banget. Gue nggak perlu browsing dengan keyword “tempat nongkrong seru di Jakarta” dan kebingungan saking banyaknya informasi yang ada.Belum lagi informasi dari google yang sifatnya campur aduk, dan dibuat oleh orang-orang random. Di satu waktu kita bisa dapet yang infonya lengkap banget. Tapi di waktu yang lain, bisa aja informasi yang dikasih setengah-setengah. Jadi, kita nggak bisa bener-bener ngebandingin antara satu tempat main, dengan tempat main yang lain.






Dengan Traveloka Xperience, kategorinya udah kebagi-bagi. Mulai dari attractions, beauty, event, sampai tours. Mulai dari tempat semacam Jakarta Aquarium, tiket pertunjukan teater, Ubud Writers & Readers Festival, sampai konser Iwan Fals juga ada. Semuanya pun sudah dikelompokan berdasarkan kota. Jadi tinggal pencet sesuai kategori, lalu pilih tergantung selera (selera ini maksudnya bisa lokasi tempat, atau budget, atau apapun lah).

Dan iya, kita bisa langsung beli tiketnya. Gue bahkan kemaren beli tiket di sela-sela kerjaan kantor. Semua tinggal pake hape. Metode pembayarannya juga ada banyak. Transfer bisa, paylater monggo.

Dan iya, kemaren lagi ada diskon. Gue dari yang awalnya 2 tiket 400 ribu menjadi 230 ribuan saja.
Dan iya, begitu sampai lokasi, gue tinggal tunjukin voucher-nya, tanpa harus antri buat beli tiket. Jadinya #XperienceSeru tanpa harus terganggu hal-hal begini.

Kayaknya, mulai sekarang gue emang nggak perlu khawatir apa-apa lagi deh.
Suka post ini? Bagikan ke:

30 comments:

  1. Dari pengen menonton mermeid hingga beban hidup kuda laut jantan yang berat. Sampai pemikiran tentang masa depan bersama. Kali saja nih Traveloka punya paket pernikahan nih.

    ReplyDelete
  2. Sama2 namanya kuda, tapi kalau yg di laut kecil kalau yg didarat gede hehehe...
    Asyik sekali wisata ke Jakarta Aquarium, apalagi ada yg nemani ya Bang pasti betah lama

    ReplyDelete
    Replies
    1. YA BENER SIH YANG DI LAUT KECIL YANG DI DARAT GEDE.

      Delete
  3. Ikannya boleh dimakan ngga bang?

    ReplyDelete
  4. Saya jadi ingin ikut tepuk tangan walau sebenarnya kurang paham juga hehehe
    Jakara Aquarium itu diaman ya, kok saya baru dengar gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga jadi pengen bengong walau sebenernya kurang paham juga hehehe

      Delete
  5. Perempuan emang gitu, enggak butuh alesan buat suka mermaid dan bau bau princess.
    Oke gw baru tau kalo kuda laut jantan itu yang beranak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi, apakah kamu penyuka mermaid juga? Atau malah suka kuda laut? \:p/

      Delete
  6. Hmmmmmm. Ingin ke akuarium deh jadinya. Atau ingin jadi mermaid aja biar ketemu kepiting dan pangeran tampan~~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba ke pasar ikan deh. Biasanya ada juga kok kepiting/ *ditabok

      Delete
  7. Kunjungan perdana ke blog ini. Artikel menarik seputar Travelling & promo Traveloka, top five unicorn tuh. Mampir ke blog saya ya. Thx

    ReplyDelete
  8. Totalitas banget ini nulis dan edit videonya. Calon-calon pemenang!

    ReplyDelete
  9. Entah kenapa, dari sudut pandang perempuan seperti gw tulisan ini terlihat romantis. Btw gw baru tau kalo di traveloka ada fitur macam ini. Berhubung gw punya aplikasinya jadi gw coba deh hehe karena gw juga bukan tipikal mbak-mbak yang hobi ngedate di mall.

    ReplyDelete
  10. Seru deh sepertinya, tapi kenapa dengar mermaid jadi ingat pekerjaan salah satu kontestan idol deh.

    ReplyDelete
  11. Dan iya, gue seneng baca tulisan ini. Calon pemenang nih. Dan iya, ini lomba bukan sih? Bingung gue.

    ReplyDelete
  12. eh mbaknya cantikkk, kena cahaya biru gitu.. ada traveloka xperience mah menolong bangeeet dikonnya gedeee

    ReplyDelete
  13. Wah pengalaman baru nih bisa mencoba Jakarta Aquarium. Apalagi ada voucher, jadi tambah hemat nih..

    ReplyDelete
  14. Bang, lu kok nga njebur ke dalem aquariumnya sih, biar dimaem ikan hiu.

    ReplyDelete
  15. Kalau di Serang ada tempat begituan aku juga mau ke sanaaaa. Di Serang, mall juga dikit. Enggak ada alternatif menarik buat kencan. Untung jomlo. Eh wqwq~

    ReplyDelete
  16. Gila niat banget yah pada nulisnya. Gw dapet berbagai penawaran nulis yang jelas-jelas di bayar malah gak gw lakuin. Males gwnya, hahahaha

    ReplyDelete
  17. Kasian ya si kuda laut jantan, tanggunan hidupnya berat banget.. semoga dia sabar menghadapi cobaan.. 😂

    ReplyDelete
  18. Waktu kemarinan diajak ke Singapore, aku ngintip bubosku beli apa-apa di travelola xperince ini loooh~ dan emang iya, isinya cukup lengkap dan praktis!

    ReplyDelete
  19. Semoga ikan-ikan di Jakarta akuarium rambutnya juga tidak kribo ya gan... hihi

    ReplyDelete

Kalo kamu suka sama tulisannya, jangan lupa untuk bantu share dengan tekan tombol sosmed di atas yaa. \:D/

Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/