Friday, June 30, 2017

Tulisan-Tulisan Instagram Ini..

Hey! Apa kabar? Bagi oleh-oleeeeeh! *dateng dateng malak*

Cuma mau share kalo gue sekarang lagi demen main Instgram. Telat banget ya? Hehehe. Abisnya gimana dong. Kemaren-kemaren masih betah main Twitter. Sampai beberapa hari ke belakang mulai nyadar kalo tulisan yang ada di Twitter kayak gampang “disetir” gitu deh. I’m no offense buat yang masih suka main Twitter, tapi Instagram beneran seru! *teteup*

Nah, berhubung gue masih takut ngerusak Instagram dengan kebinalan gue, jadilah akun gue itu diisi sama tulisan-tulisan gak jelas. Karena agak panjang, jadi sekalian gue taruh sini aja deh:

--
Jatuh Cinta Anak Millennial

Orangtua berkata pertemuan kita norak. Berawal dari sosial media, siapa yang bisa tebak?

Meminta nama akun sama groginya seperti minta nomor telepon di tahun 2000. Menelepon mungkin sama seperti mention. Aku hanya diam melihat profile picture-mu. Sampai tidak sengaja menekan gambarmu dua kali. Memberikanmu notifikasi.

Lalu kamu kirim cinta di foto terakhirku dan itu membuatku nge-dab di depan handphone. Sikutku kepentok ujung meja, setrumannya sampai ke dada. Perasaanku juga.

Temanmu ternyata temanku. Pertemuan kita berawal di salah satu tempat makan Jakarta Selatan. Kubilang ‘Alismu kayak bulan sabit.’ Kamu memukulku sedikit dan kita membuktikannya lewat internet. Menggeser halaman demi halaman google. Dan malam itu kita tertawa puas karena malah ngelihatin meme.

Sepulangnya ku-uninstall Tinder. Aku tidak lagi minder. Kita mulai dekat. Sering chat. Tukar-tukaran sticker dan emoji. Ini bagaimana jatuh cinta bekerja pada anak millennial.

Mari kita keliling dunia. Buat travel vlog kalau bisa. Kamu yang buka Traveloka. Dan aku yang siapkan kamera.

Aku akan melakukan apa saja. Abaikan semua DM dan mari kita setel musik EDM. Berjoget tanpa kenal lelah. Karena kita tidak ke club dan hanya di rumah. Netflix atau YouTube tidak masalah.

Atau biarkan aku sekarat karena makan Samyang, sayang. Mukaku merah, lidahku berdarah. Kamu teriak Yawla. Kita berdua YOLO.

Orangtua berkata pertemuan kita norak, tapi siapa yang bisa tebak. Awalnya terlihat asal, akhirnya jadi relationship goal. Inilah bagaimana jatuh cinta bekerja pada anak millennial.

--
Dan sebuah tulisan untuk lebaran:

Aku minta maaf.
Maaf ya,

untuk huruf a di laptop yang terlalu sering aku tekan, sampai rusak dan gampang lepas dari tempatnya.

Maaf untuk kipas angin yang kupaksa terus menyala setiap hari, karena aku gampang kegerahan. Maaf untuk mata, yang terlalu sering dipakai terjaga, sampai bagian bawahnya jadi hitam. Maaf untuk mata-mata lain yang terpaksa terbuka, karena keberisikan malam-malam. Maaf untuk pintu yang semakin hari, mungkin semakin menipis lapisannya. Karena harus diketuk keras-keras supaya aku bisa bangun pagi.

Maaf untuk buku-buku yang belum sempat dibaca. Maaf untuk kuota yang terlalu cepat dihabiskan. Disia-siakan tanpa memikirkannya lebih lanjut. Maaf untuk handphone yang sering kupakai meskipun sedang dicas. Maaf untuk sepeda motor yang jarang kucuci. Aku sendiri jarang mandi. Aku minta maaf.

Maaf untuk rambut yang jarang kupikirkan. Maaf untuk telinga-telinga yang tidak sengaja mendengarku bernyanyi. Dan mungkin harus mendengarkannya lagi, dan lagi. Atau kamu boleh saja memilih untuk pergi.

Maaf untuk tangan yang menahanku dan mulut yang ‘Ngapain sih lo, Di?’ karena tindakanku yang mulai ngaco. Dan pada akhirnya aku hanya tertawa karena tidak tahu harus ngapain lagi.

Maaf untuk kamu.
Siapapun kamu, yang baca ini.

--
Tulisan pertama itu terinspirasi dari video musiknya Ryan Higa yang berjudul Millennial Love. Bisa ditonton di sini. Sementara yang kedua, gatau juga sih. Iseng-iseng nulis dalam rangka lebaran dan maaf-maafan. Kadang kita kan terlalu mikirin hal-hal besar padahal bisa aja ada hal kecil yang nggak kita sadarin. So, that’s the result. :p

Jadi begitulah. Tulisan-tulisan di Instagaam gue. Kalo mau follow bisa ke sini ya. Masih baru main, jadi masih sepi. Hehehe. Last but not least, mohon maaf lahir dan batin ya! Selamat lebaran dan liburan! \(w)/

Hayo,  belum maaf-maafan sama siapa? :p
Share:

20 comments:

  1. Maafmu bikin pingin bilang, kereen banget tulisanmu bang :D

    ReplyDelete
  2. promosi nih bang, ahh telat nih...
    yaudah deh ta folback, jangan lupa follow balik

    ReplyDelete
  3. serius aku baca tulisanmu yang ini dapet banget tiap katanya yawlaaaa :) dan bikin tersenyum bahagiaaaaaaa
    dan btw apa itu nge-dap. maap aku ga paham, maklum orang desa dan bukan orang jakarta jadi ga paham istilah-istilah ginian. heheheh


    btw aku ga main twitter karena ga paham dan ga mahir kayak kamu yang pinter bikin kata-kata. main insta yang cuma ajang riya` sebagai manusia. astagfirullah :(

    ReplyDelete
  4. Kamu teriak Yawla, kita berdua Yolo hahaha..
    keren nih tulisan-tulisan di Instagramnya :v

    ReplyDelete
  5. Maaf kamu kok belum folback saya ya? :v

    ReplyDelete
  6. Tulisan yang paling manis. Kusuka.

    ReplyDelete
  7. Syiit tulisan yang pertama gue suka Di, mantep banget. Itu ngapai coba ngedab di tempat sempit sampe kepentok, situ aja biar lues, di lapangan terbangan... Wadaw

    ReplyDelete
  8. Udah pernah baca sih di ig, tapi tetep aja suka sama tulisan ini *_*

    ReplyDelete
  9. Mantep gan. tulisan lu bikin gue ngedab berkali-kali

    ReplyDelete
  10. Welcome to instagram. Dan selamat lebaran, taqqaballallahu minna wa minkum.

    ReplyDelete

Kalo kamu suka sama tulisannya, jangan lupa untuk bantu share dengan tekan tombol sosmed di atas yaa. \:D/

Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/