Thursday, May 26, 2016

Tentang Meninggalkan Rasa Sakit

cover album ketiga adhitia sofyan

Di sini, aku menulis tentang kamu.
Rasanya, sakit.

Sebelum duduk di kursi cokelat ini, entah kenapa, langit berubah mendung. Lalu, tidak ada titik-titik kecil, tidak ada gerimis hari ini.

Juga kamu.

Hujan yang langsung deras membuat pandanganku seketika mengabur. Lucu bagaimana hujan ini, kembali mengingatkanku kepada kamu. Dulu, ia pernah memaksa kita untuk memilih di antara dua pilihan yang ada. Berhenti dan menggunakan jas hujan, mempersiapkan diri, atau tetap melanjutkan perjalanan dengan pandangan yang terus berkabut.

Kita memilih yang kedua.

Mungkin saat itu kita berpikir bahwa menari di bawah hujan adalah hal yang romantis.

Tapi kita salah.
Menari di tengah badai hujan, adalah tindakan yang salah.

Kita berdua kebasahan dan membutuhkan sesuatu untuk menghangatkannya.

Sekarang, di saat aku menulis ini, hujan baru saja reda.

Sekarang, kamu sudah menemukan orang lain untuk menari di bawah hujan, seperti biasanya.

Sekarang, aku masih duduk di depan air mancur yang sesekali menyembur dari lubang-lubang di lantai. Entah setiap sepuluh menit, entah lima belas menit. Menghabiskan tinta biru pulpenku. Menyesap kopi sedikit demi sedikit. Mendengarkan Adhitia Sofyan bernyanyi. Suara seraknya, dan, petikan gitarnya, membuat semuanya jadi terasa semakin pedih.

Dan pada akhirnya, bersamaan dengan gelas kopi yang diletakkan.
Aku bangkit. Berdansa bersama lampu di bawah malam. Meninggalkan tulisan tentang kamu ini.

Dan rasa sakitnya, di meja.
Share:

40 comments:

  1. Bang, lo harus tau kalo gue baca ini sambil laptop gue muterin lagu Rapuhnya Agnes Monica. Seketika gue galau dan berkaca-kaca. Gue cuma bisa bilang, "SIALAN INI BAGUS!!!"

    ReplyDelete
  2. Aduhh aduhh tulisannyaa..
    Baperlahh, galaulah..

    tapi bagus atulah tulisannya... tulisan pak kresno ini makin hari makin-makin ajalah... mangat terus oakk

    ReplyDelete
  3. Kampret nyebar postingan kek gini malem-malem, kalau baper siapa yg mau tanggung jawab? Ah galau kan.

    ReplyDelete
  4. merinding baca tulisan ini...
    ihhh... takuuutttt.....

    ReplyDelete
  5. Oh Shiit bang kres,KEREN GILA!!!

    ReplyDelete
  6. Kalo udah gede, liat ujan bawaanya baper mulu kayaknya.. :v

    ReplyDelete
  7. Kalo udah gede, liat ujan bawaanya baper mulu kayaknya.. :v

    ReplyDelete
  8. Tumben lo nulis beginian bang... njirrr lah! Haha

    Lo abis patah hati kah atau apakah? Haha

    ReplyDelete
  9. beeeeeh.keren.
    sayangnya lagu yang gue dengerin lagi gak sinkron nih, tapi cuaca diluar mendung-mendung mendukung.

    ReplyDelete
  10. anti klimaks. gue fikir lu berdua mencari kehangatan dan akhirnya memutuskan saling berpelukan. angett cuy Hehehe :D

    ReplyDelete
  11. Nggak mungkin, kan, gue bilang, "Uwwww, bang Adi. Aku terpesonaaa~"

    Keinget mantan, bang?

    ReplyDelete
  12. Lagi kenapa, bang? :)




    Keinget mantan? WKWKWK

    ReplyDelete
  13. *insert meme yang biasa di grup* MUAHAHAHAHA

    ReplyDelete
  14. jadi endingnya itu, lu joged2 sendirian gitu ya, bang
    ♪┏(・o・)┛♪┗ ( ・o・) ┓♪┏ (・o・) ┛♪┗ (・o・ ) ┓♪┏(・o・)┛♪

    ReplyDelete
  15. Gak tau kenapa pas tulisan yang air mancur itu gue kepikiran AEON Mall. :|

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Jangan lupa follow keriba-keribo dengan klik tombol 'follow' atau masukin email kamu di tab sebelah kanan (atau bawah jika buka dari hape). Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/