Thursday, March 24, 2016

Why Samsung Galaxy S7 Bring My Memories To The Next Level

Kayaknya, hidup gue punya keterikatan khusus sama malam hari deh. Atau emang malam hari itu punya daya magis tertentu ya? Nggak usah jauh-jauh deh. Di hidup kita aja terkenal banget kata ‘malam minggu’. Bukan pagi, atau sore. Ariel Noah konon nyiptain lagu pas malem-malem. Katanya juga banyak orang yang lebih seneng nulis di malam hari. Entah merasa lebih tenang, atau malah jadi bisa mengenal diri sendiri. Lebih jauh lagi, bahkan, doa yang paling manjur adalah di waktu sepertiga malam.

Gue yakin setiap orang punya memori tertentu yang didapat ketika malam hari. Mungkin dinner bareng gebetan. Mungkin loncat-loncat sambil menyanyikan lagu favorit di konser musik. Atau mungkin, menangis terharu karena tiba-tiba dia datang sambil membawa kue ulang tahun, tepat di malam yang kita tunggu-tunggu. Kalau kata John Green, The town was paper, but the memories were not. Dan buat gue, memori yang didapat seseorang di malam hari, adalah memori yang paling dekat dengan kita. Dia seperti punya tempatnya sendiri.


Gue mau cerita sedikit soal kenangan yang gue dapet di malam hari:

Malam itu, kita lagi duduk di atas bianglala di Dufan. Hari itu, adalah pertama kalinya gue ke Dufan. Pertama kali dia tahu bahwa orang di sebelahnya ternyata cupu abis. Setelah seharian capek naik berbagai wahana, kami emang udah berencana mengakhirinya di bianglala. Santai ngelihatin lampu dari gedung-gedung sekitar yang memancar. Sesekali gue ngebenerin rambut karena zaman itu emang rambut gue lagi panjang-panjangnya. Dinginnya udara ngebuat gue mencari dua jari tangannya malu-malu. Supaya nggak ketahuan dua anak kecil di depan.

Rencananya, di atas bianglala itu gue mau bilang makasih ke dia.

Karena dia, gue merasa jadi laki-laki paling berani hari itu. Karena bersama dia, gue merasa kalau gue, tidak perlu takut cemburu. Tidak perlu takut kehilangan dia. Karena bersama dia, gue tidak akan pernah merasa sendirian lagi. Karena saat itu, gue percaya, semua kekurangan kita adalah kelebihan yang kita andalkan. Bersama dia, gue tidak perlu susah-susah menjadi laki-laki paling keren. Tidak perlu repot-repot menjadi orang lain.

Gue mau berterima kasih karena bersama dia, gue jadi sadar bagaimana menjadi diri sendiri.

Sayangnya, semua itu tidak jadi gue lakukan. Gue hanya menatap mata dia sambil sesekali melirik ke si anak kecil cowok di depan kami. Seolah memberikan sinyal bisa-nggak-ini-anak-kita-lempar-sebentar. Tapi, dia membalas tatapan gue dengan tertawa meledek. Membuat lesung pipinya terlihat jelas.

Situasi kayak gini jelas bikin suasananya semakin canggung. Akhirnya, gue cuman duduk mepet ke dia sambil menyenggol-nyenggol kakinya. Berharap perasaan gue bisa pindah lewat aliran listrik di jempol kaki.

‘Ini apa sih?’ tanya anak kecil yang cowok sambil memutar setir di tengah keranjang.

‘AAAAKKKHHHH!!’ jerit gue, panik karena tiba-tiba keranjangnya berputar.

‘Duh, maaf ya!’ kata kakaknya yang cewek. Dia lalu menarik tangan si anak itu dari setir. ‘Kamu nih! Gangguin kakak-kakak ini aja! Bandel!’

Gue ketawa canggung. Malu abis teriak sendirian di bianglala. ‘Iya. Gakpapa kok,’ jawab gue, sambil berpikir apa jadinya jika anak kecil jatuh dari ketinggian 250 meter.

Gue masih ingat betul kejadian itu. Gagalnya gue sebagai cowok sok romantis yang mau ngajak ngobrol serius di atas bianglala warna merah.

Sayangnya, gue tidak punya apa-apa untuk disimpan selain kenangan. Gue tidak membawa pulang foto maupun video bersama dia. Gue bukannya sengaja tidak mengabadikan momen tersebut. Kayak kebanyakan cowok yang bilang, ‘Ini nggak bakal aku lupain seumur hidup!’ Padahal, kunci motor yang dibawa tiap hari aja suka lupa nyimpen di mana.

Alasan kenangan itu tidak mampu gue abadikan ada beberapa hal: 1) Itu bianglala, 2) Itu malam hari, 3) Hape gue gembel. Kombinasi itu semua membuat hasil gambar di hape gue menjadi buram. Seringkali malah ngeblur karena goyangan dari bianglalanya.

bianglala dufan


Terus terang, gue emang meragukan bakal ada handphone yang bisa mengambil momen-momen malam seperti itu. Momen, yang, biasanya kita simpan rapat-rapat, untuk kemudian, kita rasakan lagi. Seolah kembali ke malam itu.

Ternyata, Samsung melihat ini sebagai sesuatu yang harus dijawab. Samsung merasa, momen seperti ini harus ditangkap dan tidak boleh dilupakan. Maka, pada Samsung Galaxy Unpacked 2016, Samsung mengeluarkan produk terbarunya yaitu Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge. Untuk yang kelewat, bisa streaming di sini:




Sekarang, gue mau cerita soal Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge dan kenapa smartphone ini bisa berdampak pada kenangan yang kita punya.



samsung galaxy s7 and s7 edge perfection in design


Sebelumnya, gue mau mengulas sedikit dari segi tampilannya. Kita mulai dari yang paling sederhana: warna. Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge ini memiliki empat varian warna yatu white pearl, gold platinum, black onyx, dan silver titanium. Dengan bodi yang terbuat dari paduan glass dan metal, smartphone ini menjadi tangguh dan tampak elegan. Samsung Galaxy S7 memiliki ukuran layar 5,1 inchi sementara S7 Edge 5,5 inchi. Nggak cuman lebar, tetapi bentuknya pun sangat pas di tangan. Bagian belakangnya sengaja dibuat curvy supaya ketika digenggam, Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge ini bisa rata dengan telapak tangan kita (kalau bagian belakangnya lurus, biasanya tumpuannya hanya ada di ujung kanan dan kiri saja). Di samping itu, desain kamera di Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge ini juga sengaja dipertipis/dibuat rata dengan bodi belakang. Tujuannya untuk menghindari kontak dan nggak gampang lecet. Jadi kalo dimasukin kantong celana nggak berasa ada yang ‘ganjel’ gitu. Kalo kamu pas duduk sering berasa ada yang ngganjel, nah itu mungkin kamu ambeien.

Samsung galaxy s7 dan s7 edge curve back

Pihak Samsung memang mendesain Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge ini dengan tujuan redefining what smartphone can do. Kalo biasanya fungsi smartphone cuman chatting, internetan, nelepon, lain halnya dengan Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge ini. Mereka emang udah mikirin sampe hal-hal terkecil. Mulai dari fitur always-on display dan finger print. Ini semua dibuat dari fakta bahwa dalam sehari, setiap orang rata-rata mengecek smartphone-nya sebanyak 150 kali. Dan kata para pendiri Samsung, itu angka yang banyak dan bikin ribet. Kenapa? Karena setiap kali ngecek hape, bahkan cuman untuk ngelihat informasi dasar kayak kalender, jam, kita harus memencet tombol untuk nyalain display. Mereka pada mikir daripada harus mencet-mencet mulu, mending dibikin nyala aja terus. Jadi kalo lagi ditaruh di meja dan cuman pengin ngeliat notifikasi atau jam, nggak usah ribet harus nyalain display. Tinggal lirik, beres deh. Enaknya lagi, displaynya akan otomatis mati kalau hapenya kita balik atau masukin ke dalam kantung. Sungguh perhatian sekali Samsung ini. Mereka nggak tega liat smartphone-nya sering dipegang tapi nggak ditembak-tembak.

Begitu juga dengan konsep quick access yang ada di Samsung Galaxy S7 Edge. Mereka berpikir, biasanya orang-orang hanya menggenggam smartphone dengan satu tangan. Jadi, mereka membuat fitur quick access terhadap konten dan app pilihan kita hanya dengan menggeser layar menggunakan satu jempol saja.

fitur always on pada samsung galaxy s7 dan s7 edge
always on display

fitur quick access pada samsung galaxy s7 edge
quick access


Fitur lain yang ngebuat gue kagum adalah water and dust resistance-nya. Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge ini sudah tersertifikasi IP 68 yang artinya memang smartphone ini benaran tahan air dan debu. Dia bisa tetep hidup meskipun nyemplung ke dalam air selama 30 menit sampai kedalaman 1,5 meter! Yang berbeda dari Samsung Galaxy sebelumnya, pada Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge ini water resistance-nya capless. Maksudnya, kita tidak perlu memberi tambahan penutup apapun pada lubang port-nya. Jadi, meskipun keliatannya berlubang, dia tetep nggak kemasukan air. Ini semua karena Samsung tidak menjaga Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge dari luar, melainkan ‘menutup’ dari dalam. Sehingga membuatnya benar-benar kedap air. Saking gak percayanya, gue sampe nyari sendiri video lain di YouTube. Dan hasilnya, Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge ini malah bisa digunakan di bawah air (layarnya bisa di-swipe meskipun berada di dalam air).

Pernah ngalamin naik motor dengan handphone di kantung lalu kehujanan? Sesampainya di tempat kering, hapenya udah keburu konslet. Atau lagi janjian sama temen, lalu tiba-tiba gerimis dan jadi susah nge-chat karena hapenya kena titik-titik air? Atau lagi asyik-asyiknya main hape di kamar mandi, eh kecemplung ke bak. Karena water resistance-nya Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge udah teruji, mau kecemplung kek, kebasahan, keujanan, kenyamanan, apa artinya… cintaaa (lho kok malah nyanyi?). Pokoknya, hal-hal kayak gitu nggak bakal ada pengaruhnya buat si smartphone.

Samsung galaxy s7 dan s7 edge tahan air sampai 30 menit


Sekarang gue mau review Samsung galaxy S7 dan S7 Edge dari segi performance. Ternyata, tidak hanya menjawab permasalahan gue soal kenangan di malam hari, Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge ini juga bikin happy para gamers. Karena eh karena, CPU-nya sendiri 30,4% lebih keren dan GPU-nya 63,9% lebih yahut dibanding Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge. Nah loh, Galaxy S6 aja udah ngebut, gimana ini? Apalagi RAM Samsung Galaxy S7 ini 4 GB. Modyar.


Samsung galaxy s7 dan s7 edge ramnya gede


Nggak ada lagi tuh sebel-sebel gemes pengin banting hape karena lagi seru-serunya ngegame, tahu-tahu karakter kita meninggal gara-gara lemot. Karena… ya prosesornya udah ngebut abis gitu lho! Apa? Lemot gara-gara mainnya online? Lho, emangnya nggak tahu kalo Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge udah 4G LTE?

Apa coba yang lebih ngeselin dari lagi seru-serunya main game, terus ada group chat yang berisik. Bikin nggak konsen abis! Kadang ke-pause sendiri. Kadang jadi bunyi-bunyi. Nah, Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge ini punya fitur no alert yang ngebikin kita gak keganggu sama yang gitu-gitu. Buat gamers sejati yang suka ngerekam screen-nya pas lagi nge-game, tinggal klik aja tombol ‘record on screen play’. Beres deh. Tinggal upload ke YouTube terus jadi hits. Muehehe.

Samsung galaxy s7 dan s7 edge baterainya awet


Tapi Bang? Hape bagus-bagus gitu kok malah dipake buat main game? Emang nggak sayang? Nanti batrenya bocor gimana?

Ya karena gue bukan anak game, sebenernya sih sayang. Tapi mo gimana, dia lebih milih sama yang lain… (INI KENAPA MENDADAK BAPER GINI YAA!!) Nah, buat yang pengin ngejadiin Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge sebagai smartphone game, gak perlu takut. Apalagi baterenya udah di-upgrade jadi 3000mAh untuk Samsung Galaxy S7 dan 3600 mAh untuk S7 Edge. Jadi, gak mungkin cepet abis. Hah? Gimana? Takut cepet panas gara-gara dimainin melulu? Ya tenang aja. Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge ini dilengkapi dengan new liquid cooling system. Di dalamnya ada semacam perangkat khusus yang fungsinya menyerap panas. Mirip kayak AC, tapi di dalam hape. Jadi gak bakal cepet panas. Emangnya kamu yang liat dia nge-love foto orang lain di Instagram aja langsung panas dalem?

Kalau kata Justin Denison (Senior Vice President Product Strategy Samsung), Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge ini adalah high end graphic smartphone with low power consumption. Hmmmmm.

new liquid cooling system on samsung galaxy s7 and s7 edge


Sekarang, bagian favorit gue.

Mungkin ada yang heran kenapa di awal tulisan ini gue cerita soal malam hari beserta memori yang gue punya.

Karena, setelah menonton launching tersebut, entah kenapa gue langsung inget sama momen-momen malam yang gue lewatkan begitu saja. Salah satunya, adalah momen bianglala itu. Berbeda dengan smartphone lain, Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge memang didesain untuk mengumpulkan kenangan-kenangan malam yang biasanya terlewatkan.

Hal ini seperti yang dikatakan Justin Denison bahwa kebanyakan smartphone hanya berusaha meningkatkan kualitas kamera untuk siang hari, padahal banyak kenangan favorit kita yang justru terjadi di malam hari. Makanya, Samsung memasang fitur aperture F/1.7 di kamera Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge. Untuk yang hobi fotografi pasti udah geleng-geleng kepala nih. Pokoknya, dengan aperture F/1.7 celah sensor kamera terbuka jauh lebih lebar, sehingga cahaya yang masuk akan semakin banyak. Jadi, hasil kameranya akan tetap kece meskipun kita foto di tempat yang pencahayaannya kurang. Kalo bahasa kerennya sih, hape ini sangat bagus untuk low light photography.

Selain itu, adanya fitur Dual Pixel Sensor membuat autofocus kameranya jadi secepet kilat. Ini inovasi kamera pertama di dunia nih. Dual Pixel Sensor adalah sensor kamera yang bisa membuat kecepatan fokus kamera setara sama dua mata manusia. Contoh gampangnya adalah, kalo kita menutup satu mata, lalu coba fokusin pandangan ke suatu tempat. Kemudian dengan cepat ubah pandangan ke objek lain. Inget-inget seberapa cepet mata kita jadi ‘fokus’ setelah perpindahan objek baru tersebut. Sekarang, coba lakukan dengan dua mata. Pasti hasilnya pandangan kita akan jauh lebih cepet fokus dibanding yang satu mata. Dengan dual pixel sensor, nggak akan takut lagi kelewatan momen meskipun itu di malam hari.

inovasi kamera terbaru di dunia dari samsung galaxy s7 dan s7 edge


Dengan adanya dua fitur ini di kamera Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge, ngebuat momen di malam hari bisa tertangkap dengan tajam dan jernih. Mungkin sekarang gue sedang ngeliat foto gue dan dia di dalam keranjang bianglala, dengan background cahaya kuning dari lampion di belakang. Begitu juga dengan kamu yang pernah punya kenangan di malam hari. Mungkin, saat ini kamu sedang tertawa, melihat gambar dirimu dengan setengah muka penuh krim di depan rumah. Di belakangmu ada seseorang, yang, entah sekarang menjadi apa, bersiap melemparmu dengan bubuk terigu. Atau mungkin, tersenyum menonton rekaman dirimu yang sedang duduk di motor. Berteriak girang sambil membentangkan kedua tangan, menembus angin malam, yang, katanya jelek itu. Ditemani barisan lampu di pinggir jembatan. Dan di depanmu, ada dia yang paling bersinar.

kamera super canggih samsung galaxy s7 dan s7 edge low light photography


Selain itu, ada juga mode motion panorama yang membuat fitur panorama dapat bergerak mengikuti objeknya. Kan biasanya fitur panorama di smartphone cuman statis. Nah, dengan motion panorama, kita bisa membuatnya dengan objek yang bergerak. Kita tidak hanya mendapat sebuah foto, tapi juga merekam pengalaman yang ada. Merasakan langsung berada di dalam gambar. Kita bisa, memutar kembali kenangan yang sudah lewat. 

motion panorama di samsung galaxy s7 dan s7 edge membuat kita kembali ke masa lalu


For others, maybe Samsung Galaxy S7 and S7 Edge can bring them to the next level,
but for me, it’s also bring my memories to the next level.

--
Spesifikasi lain yang belum sempat tertulis:
Satu. Resolusi kamera belakang 12 MP, kamera depan 5 MP, video 4K.
Dua. Layar Quad HD super AMOLED. 
Tiga. Ada slot micro SD dan dual sim (tanpa harus ngebuka casing).
Empat. Ada fitur yang bernama Samsung Pay. Jadi gak perlu repot-repot bawa kartu kredit.
Lima. Dengan fast charging, baterai Samsung Galaxy S7 dapat terisi penuh selama 90 menit, sementara Samsung Galaxy S7 Edge 100 menit. 
Enam. OS Samsung Galaxy S7 adalah android v.6 Marshmallow. 
Tujuh. Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge dapat tersinkronasi dengan gear-gear seperti camera 360 dan VR.
Delapan. Samsung bekerja sama dengan Facebook oculus mengenai virtual reality. 
Sembilan. Untuk mengetahui update lebih lanjut soal Samsung Galaxy S7, silakan klik link berikut.
Share:

28 comments:

  1. Asik keinget mantan malam malam emg bikin baper ya Di ?wkwk eh mantan atau yg baru sih?

    Gila mantap banget tuh samsung galaxy s7 dan s7 edge

    Asik dpt job review bagi2 dong job review

    ReplyDelete
  2. Bangkhe, gue tegang sendiri pas itu bocah megang stir. XD

    Oh, ini yang waktu itu lu bilang, ya? Gudlak, Di! Lengkap banget dah. Aaakkk. Apalagi kameranya tuh! Gue tiap motret malem hasilnya jelek melulu. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. LO PUNYA HUBUNGAN DARAH APA SAMA ANAK ITU? NGAKU!

      Delete
  3. Hmmm... gue jadi ngiler nih sama handphonenya. Secara gue gak punya handphone dan kampretnya gue suka banget selfie. Dilema oh dilema.

    Btw, produk keluaran Samsung memang selalu kece. Gue pengen beli tapi harganya itu loh. Bikin jantungan. *Terbayang-bayang kebagusan kameranya*

    ReplyDelete
  4. Keren gan tulisannya

    Main2 kesini yaa

    http://thisisannisa.blogspot.co.id/2016/03/pecahkan-batasan-dengan-samsung-galaxy_24.html?m=0

    Jangan lupa tinggalkan komen :)

    ReplyDelete
  5. hal yang sering dilakuin oleh manusia masa kini : nginget mantan di malam yang sunyi :p wkwkwk

    Ini S7 nggak main-main banget ya :' gilaaaak samsung mah -_-

    ReplyDelete
  6. Mantan nya Adi manaaa, keluar sini... komen postingan ini dong hahaha *kompor dimana-mana* *melipir*

    Udah S7 aja ni samsung :( jaman S4 nya aja gak kebeli. Btw gudlak Adi!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmmmm fasya emang selalu dateng setelah Febri. Hmmmm. (mencoba gosip)

      Delete
  7. Weeh udah ada keluaran terbaru lagi aja! Yang sebelumnya aja belum kebeli huhuhu.

    Yaudah bang, buruan beli S7, terus balik ke dufan lagi. Biar bisa foto di bianglala. :b

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ke Dufannya itu masih merinding gue. Muahahaha. :))

      Delete
  8. Wah emang Hape yang rekomendasi banget buat anak gaul kayak kita, hahaha..

    Intinya si HAPE Samsung ini keren bang! Inget, hapenya ya! bukan lo nya... haha

    ReplyDelete
  9. Tapi sayangnya kantong gue lagi kering :(
    Btw, goodluck ya! Hahaha :D

    ReplyDelete
  10. Entah kenapa ini samsung juga kasusnya hampir sama iphone, belum juga beli yang seri 4 eh udah ada yang baru lagi. Dan kali ini udah keluar aja samsung S7, udah gitu kameranya ituloh super sekali :')

    ReplyDelete
  11. gilaaa, aperurenya 1,7 wah kece juga nie handpohne ya. tapi harganya pasti bikin sedih

    ReplyDelete
  12. gile rapiiiih tulisan lo

    *gagalfokus*

    ReplyDelete
  13. Cieeee menanggg. Yuhuu~~ selamat suhu…………

    ReplyDelete
  14. Woah, i love the opening story. Keren abiz gan! Pantaz juara 3! You are the champion! Congratulation!

    ReplyDelete

Jangan lupa follow keriba-keribo dengan klik tombol 'follow' atau masukin email kamu di tab sebelah kanan (atau bawah jika buka dari hape). Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/