Wednesday, March 9, 2016

[ANOMALI] Mutia Prawitasari - Pentingnya Kejujuran dalam Berkarya

Dari berbagai banyak platform microblogging-blogging, mungkin Tumblr adalah salah satu platform yang paling sedikit penggunannya. Ketidakpopuleran itu bukan berarti para pengguna Tumblr tidak bisa menghasilkan apa-apa. Justru, para pengguna Tumblr termasuk orang-orang yang paling kreatif. Banyak sekali karya independen dari pengguna Tumblr yang akhirnya meledak dan menghasilkan banyak penikmat. Salah satunya adalah Mutia Prawitasari, seorang selebTumblr yang membuat buku berjudul Teman Imaji yang terjual hingga ribuan kopi.

Anomali adalah abnormal interview with kresnoadi. Sebuah talkshow yang dilakukan secara serius dan membutuhkan imajinasi pembacanya. Jadi, tanpa perlu berlama-lama lagi, inilah episode dua dari Anomali. Wahai Mutia Prawitasari! Tunjukkan pesonamu!

mutia prawitasari selebtumblr


Mutia berjalan dari sisi penonton, dadah-dadah sedikit ke kamera. Diiringi riuh tepuk tangan penonton, Mutia menunduk sedikit, mungkin malu? Atau nyari duit receh? Hmmm gue sendiri agak kurang paham. Gue berdiri menyambut kedatangan Mutia, mengajak bersalaman, tapi ternyata Mutia memberikan kode untuk salaman dari jarak jauh. Gue mempersilakan Mutia untuk duduk.

K: Halo Mutia! Ini kita Interviewnya lintas platform ya! Hahahaha! Gakpapa, buat gue, kita semua sama di hadapan-Nya.

Ini gue kenapa liat Mutia mendadak religius begini, Bung.

K: Coba, dong, Mut, perkenalkan diri dulu ke temen-temen di Keriba-Keribo, siapakah Mutia Prawitasari yang hits ini?

M: (Berdiri dan membungkuk) Halo teman-teman! Kenalkan, saya Mutia Prawitasari, bisa dipanggil Mutia atau Uti. Saya lahir di kota hujan 24 tahun yang lalu, sampai sekarang masih anak kota hujan. Saya menulis Teman Imaji yang terbit secara self published, dan sehari-hari menulis di prawitamutia.tumblr.com.

Mutia kembali duduk.

K: Wah, sibuk dan keren abis tuh! Sama dong gue juga anak kota hujan! Buat yang nggak tahu, yang dimaksud kota hujan itu Bogor ya. Bukan desa di Naruto. Oke baiklah. Mut, lo kan selebTumblr nih, boleh diceritain nggak kegiatannya apa aja?

Tampang Mutia sedikit berubah saat gue mengucapkan ‘selebTumblr’. Sepertinya dia agak risih dengan label itu. Supaya terbiasa, gue bilang, ‘Gimana, Mut? SelebTumblr SelebTumblr SelebTumblr SelebTumblr SelebTumblr?’

M: (memicingkan mata menatap gue) Sehari-hari saya mengajar sebagai asisten dosen di Program Studi Bisnis Islam, FEB UI. Selain itu, juga mengembangkan sebuah start up dalam bidang pendidikan. Uhuk. Mangga main ke idsgaleri.co.id. Selebihnya, menulis dan main. Hehe.

K: (naik-naik kursi) YOI ANJER KEREN ABIS ASDOS UI TERUS NGERJAIN START UP TERUS AKTIF NUMBLR!!

Gue diem bentar, ternyata daritadi hening-hening aja. Mutia memberikan kode ke para kru untuk memberikan kantung kresek, gak tahan pengin muntah ngeliat kelakuan gue.

K: (pura-pura batuk) Assalamualaikum ukhti! Terus, lo kenapa lebih milih Tumblr dibanding platform lain?

M: Wa’alaikumsalam akhi! Hehe. Alhamdulillah semoga selain sibuk juga bermanfaat. Saya main Tumblr sejak tahun 2010. Saya jatuh cinta sama Tumblr karena fitur Tumblr yang begitu mudah untuk menulis dan mengunggah berbagai jenis karya lainnya. Setelah beberapa tahun, sempat coba nge-blog dengan pelantar lain: blogspot, wordpress, bahkan sempat lebih sering nulis di notes facebook dan sempat punya dot com.

Mutia minum dulu, cape euy ngomongnya panjang.

M: Nah, lama-lama, saya kembali ke Tumblr lagi karena menurut saya, tidak ada pelantar nge-blog yang senyaman Tumblr. Sekarang, bagi saya, Tumblr sudah seperti rumah berkarya. Apalagi sejak saya menerbitkan buku yang kebanyakan pembacanya adalah pembaca Tumblr saya juga.

K: (ngangguk-ngangguk) Keren! Gimana sih sampe akhirnya Tumblr lo rame banget gini? Emang lo nulis apa aja di sana? Kebetulan gue juga punya Tumblr, tapi malu ah. Hihihihiihihihihik.

M: Sejujurnya, dulu saya menulis di Tumblr untuk diri sendiri saja. Awal tahun 2015 followers saya masih 17 orang. Itu pun berasal dari teman-teman terdekat, bukan pembaca. Sampai kemudian, saya menulis Teman Imaji..

K: (berdiri) Bentar, bentar, Mut.

M: Ya?

K: Ini kayaknya kurang seru nih kalo gini doang.. *gue ngadep ke home band di belakang* Mainin musik sedih dong!

Home band memainkan Lingsir Wengi.

K: WOY?! MUSIK SEDIH SETAAAN!

Home Band memainkan musik sedih.

K: Silakan dilanjut, Mut. Hehehehehe.

M: (memberikan kode ke kru ‘MANA-WOY-KANTONG-KRESEKNYA?!) Ya, jadi, awalnya saya berniat menerbitkan Teman Imaji melalui penerbit mayor. Waktu itu, teman saya yang juga penulis menyarankan saya untuk mengumpulkan testimoni tentang buku Teman Imaji dari beberapa orang yang cukup berpengaruh, sehingga saya pun mulai mencari daftar orang yang berpengaruh tersebut. Salah satunya, tersebutlah mas Kuntawiaji, uhuk, yang ini artis Tumblr sungguhan. Tanpa saya duga, mas Kuntawiaji ini suka sekali sama buku Teman Imaji, kemudian beliau membuatkan review Teman Imaji di akun Tumblr-nya. Padahal, dulu saya minta testimoni offline saja.

Mutia minum lagi. Aus, Bung.

M: Akibatnya, dalam seminggu, saya menerima ratusan mention dan followers baru. Mereka ingin membaca buku Teman Imaji. Dan dengan demikianlah, Tumblr saya mulai ramai. Sekaligus, Teman Imaji saya putuskan untuk terbit secara indie dengan pembaca yang kebanyakan para pengguna Tumblr. Nggak nyangka, hari ini sudah banyak sekali followers-nya. Malah saya sering jadi tempat curhat para pembaca juga.

K: (menyilangkan kaki) Hmmmm. Maksudnya menulis untuk diri sendiri itu gimana sih? Cerita pengalaman, atau cerpen, atau puisi, atau apa, Mut? Dan sejauh ini yang responnya paling banyak tuh cerita lo yang tentang apa?

M: (membenarkan kerudung) Bisa pengalaman alias curhat, cerpen, prosa, dan macam-macam. Sejauh ini yang paling banyak respon kalau cerita tentang cinta-cintaan apalagi tentang menikah.

Mutia nyengir-nyengir, tentunya sambil menutupi mulutnya dengan tangan.

M: (menatap kamera) Maaf ya, ini kejahatan bagi para pengguna blog karena bikin baper dan galau dan lain-lain. Tapi sesungguhnya, tulisan seperti itu semata-mata ditulis karena diri sendiri merasa butuh belajar, salah satunya tentang itu. Tulisan lainnya, saya suka membahas soal Tumblr, self publishing, dan kepenulisan.

Gue cengo melihat betapa kerennya orang ini.

K: (naik-turunin alis) Menikahnya kayaknya gue tahu sih sama siapa. Uhuk. Uhuk.

Gue berdiri, jalan mendekati kursi Mutia, menutup mulut dengan tangan. ‘OHOHOHOHOHOHEEEEEKKK!!!’

K: (kembali duduk dengan santai) Terus gimana perasaan lo sewaktu pemberitaan pemblokiran Tumblr kemarin?

M: (ketawa sambil nutup-nutup mulut pakai kerudung) Hahaha kayaknya semua orang udah tahu ya. Ehem, kalo soal pemblokiran, jelas sedih dan panik! Sehubungan banyak banget penggalan tulisan yang akan dijadikan buku selanjutnya di Tumblr, saya langsung memback-up semua tulisan. Sekitar 2 malam saya men-copy paste tulisan di Tumblr ke dokumen. Ada sekitar 1000 tulisan.

Gue hampir meninggal mendengar ‘1000 tulisan’

M: Dan marah! Sebab meskipun saya mengakui bahwa Tumblr memuat konten pornografi, Tumblr sebetulnya dihuni oleh banyak sekali kreator dan saya marah karena merasa ada yang mau menggusur rumah saya.

Hmmmm buku selanjutnya? Nggak mau nanya ah, biar pada penasaran dan main ke Tumblr-nya Mutia aja.

K: Sebenernya temen-temen blogger nggak tahu sih soal kawin itu. Weeeeeeek. *gebrak meja* TAPI GARA-GARA ANOMALI SEKARANG JADI PADA TAHU DONG!! Kalau bahwasannnya Mutia Prawitasari akan menikah dengan…

M: Mas Yunus.

K: MAS YUNUS ITU ADALAH….

M: Mas Yunus Kuntawiaji. Yang tadi kita bicarakan. He’s actually the person who had to be responsible for my being ‘famous’ on Tumblr. Hehehe.

K: (gebrak meja) NAH ITU DIA MAKSUD GUE?! YANG UHUK AWALNYA NGEREVIEW UHUK YANG AKHIRNYA UHUK BAKAL MENGAWINKAN LO GITU KAN YA MUT!! Dan, iya. Untungnya pemblokirannya nggak jadi ya.

Gue minum bentar, aus teriak-teriak.

K: Daritadi kan lo bilang soal Teman Imaji. Bisa diceritain nggak itu novel tentang apa? Terus kenapa mau bikin buku kayak gitu? Pas mutusin ngubah pemikiran dari penerbit mayor ke indie, pernah kepikiran nggak “Wah ini bakal laku nggak ya?” walaupun responnya udah positif sih.

M: Teman Imaji itu film pecah saya sebutnya. Teman Imaji tidak bisa disebut novel karena setiap babnya pendek-pendek sekali. Kemudian memuat banyak karya lain, seperti puisi, lirik lagu. Teman Imaji punya 15 lagu yang menjadi soundtrack-nya. Boleh didengarkan memalui soundcloud.com/prawitamutia. Ide awalnya, saya ingin menulis film yang dipecah-pecah: visualnya, audiovisualnya, juga naskahnya. Akhirnya, lahirlah Teman Imaji ini.

teman imaji karya mutia prawitasari


M: Teman Imaji berkisah tentang sepasang anak kota hujan bernama Banyu dan Kica yang waktu kecil tinggal bersebelahan. Suatu hari, Papa Banyu jatuh sakit sehingga mereka sekeluarga memutuskan untuk pulang kampung ke Jogja. Saat kuliah, Banyu tidak sengaja menemukan kembali Kica. Di saat yang sama, Kica sedang begitu cintanya sama senior di kampusnya, Adit. Seseorang lain juga sedang begitu cintanya kepada Banyu, Rasya namanya.

Gue bengong, terkesima melihat pancaran cahaya suci yang dikeluarkan Mutia.

M: Soal self publishing, waktu itu yang kepikiran cuma: menjadi layak ditunggu, tidak serta-merta memberikan kita hak untuk membuat orang lain menunggu. Jadilah, saya memutuskan untuk menerbitkan buku secara indie saja. Saat itu pun tidak menutup kemungkinan buku Teman Imaji diterbitkan secara mayor, tapi lama-lama saya memilih tetap berkarya di jalur indie saja. Saya menikmati proses membesarkan karya dengan menjaga idealisme dan originalitas, juga menikmati bisa menjadi dekat dengan pembaca. Kenyataannya, nggak bisa dibilang laku banget, tapi nggak bisa dibilang nggak laku. Teman Imaji sudah terjual ribuan kopi dan untuk saya itu jumlah yang sangat fantastis. Wong tadinya menulis hanya untuk kesenangan aja kok.

K: (ngamuk) RIBUAN KOPI ITU BANYAK YAAA?!! Hmm yang gue tahu sih lo itu salah satu orang yang mengutamakan kejujuran dalam berkarya ya. Emang seberapa penting sih?

M: Iya penting banget! Tulisan yang bisa sampai ke pembaca adalah tulisan yang jujur. Tulisan yang bisa diterima sampai ke hati adalah tulisan yang jujur. Nyatanya, tulisan yang bisa keluar dari hati adalah yang jujur juga. Tulisan yang jujur itu punya daya pikat yang magis. Pembaca akan terikat emosinya ke dalam tulisan dengan sendirinya.

K: (mengacungkan jempol) Super sekali mbak Mutia ini. Kalo nggak salah, Teman Imaji lagi proses pre order lagi ya? Mau tahu dong gimana cara ordernyaaaa?!!

M: Yah, sayang sekali pre ordernya baru saja berakhir Saat ini distribusi Teman Imaji bekerja sama dengan LangitLangit-nya kak Kurniawan Gunadi di Jogja. Semoga pre-order selanjutnya segera dibuka ya.

K: (ambil minum, abisin, banting) HARUUUUS BUKA LAGI BURUAAAAN!!!

Mutia melambaikan tangan ke kamera.

K: Eh boleh kasih tahu nggak temen-temen dari Tumblr yang sering lo baca. Who’s your favourite Tumblr? Sebutin lima aja, Mut. Supaya temen-temen yang baca ini bisa main ke sana juga.

M: (menopang dagu) Sejujurnya, saya follow sedikit sekali Tumblr. Hehe. Tapi kalo disuruh milih top 5, I’ll go for:

Satu. Eugeniaclara.tumblr.com, cewek ini jago banget lettering dan rutin membagikan quotes yang cantik di Tumblr.
Dua. satriamaulana.tumblr.com. Kak Satria ini wise-nya pas dan nggak bikin giung.
Tiga. Academicus.tumblr.com. Iqbal ini kreativitasnya super mantab! Selalu penuh dedikasi setiap membuat postingan sehingga kita yang baca begitu menyenangkan.
Empat. Beningtirta.tumblr.com. Bening juga sering menulis di selasar.com. Kisah-kisah inspiratifnya tentang pengalaman belajar dan kuliah di luar negeri sangat menarik untuk diikuti.
Lima. Laninalathifa.tumblr.com, ustazah Nina ini postingannya selalu menyejukkan dan menghangatkan hati.

K: Terakhir, Mut. Gimana tips supaya kita menulis jujur dan tetep bisa diterima banyak orang?

M: Satu. Terus berkenalan dengan diri sendiri dengan terus menulis. Menulis itu perjalanan ke dalam hati. Dua, mengutamakan substansi daripada bentuk tulisan. Menggunakan kata-kata yang sederhana. Tiga, tekun dala menulis. Sabar karena segalanya membutuhkan proses.

K: Gokil! Gue rasa cukup dulu ngobrol-ngobrol kita kali ini. Gue belajar banyak banget sih dari lo. Makasih udah mau berbagi dan menghabiskan waktunya untuk cerita dan main ke Anomali. Semoga bermanfaat buat semuanya!

Gue menyalalmi Mutia dari jauh, kami bersiap joget. Semua penonton berdiri. Home band memainkan musik Lingsir Wengi.


K: WOYYYY KAMPREETTT!! 


--
ps: Mutia dan Iqbal Hariadi menjadi pembicara di Social Media Week kemarin membahas Tumblr dan karyanya. Yang mau nonton, silakan: 


Share:

19 comments:

  1. Wow keren juga ya, ternyata banyak juga orang-orang sukses dari dunia sosial media kemarin mba pungki sekarang kak mutia. give an applause buat kak mutia kereeeen (y)

    ReplyDelete
  2. Jirr keren nih orang. Aaaakk mau pre order Teman Imaji juga dooongggg :((

    Adi punya banyak teman keren2 isshh... kerennn :)

    ReplyDelete
  3. Aktif, produktif dan sangat mulia sekali membuat start up tentang pendidikan. *naikkeatasplafon* Keren Buangeeeetss!!!

    Jadi lo kapan nyusul nyetak buku sendiri, Di?

    ReplyDelete
  4. Pejuang-pejuang tumblr yang akhirnya bisa berkarya hebat.. sebagai pemakai blogspot saya harus eksta bekerja keras nih untuk bisa berkarya hebat.

    Buku kamu mana Kres?

    ReplyDelete
  5. Musik lingsir wengi itu musik apaan ya bang?

    Wah, sering2 bikin anomali ya. Bikin wawasan dari seorang blogger cupu kayak gue lebih lagi. Thanks bang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Musik Jawa gitu. Dan, kata orang-orang, sih, bisa manggil Kuntilanak. :))

      Delete
  6. Wih tumblr keren juga ternyata ya Di. Gile mutia ntaap banget..langsung otw ke tumblr Mutia

    ReplyDelete
  7. Yah tiap-tiap orang punya selera tersendiri, sih soal platform blog yang di pake. Seperti mbak Mutia ini, dia nyaman make Tumblr. Gue akui, mbak Mutia ini keren banget, hehe. Udah nerbitin buku ya walaupun self-publishing. Ah, gue jadi pengen belajar sama mbak Mutia ._.

    ReplyDelete
  8. Ini baru episode dua sudah keluar tamu tamu selebnya.
    Nggak sabar tunggu episode anomali berikutnya.

    Segmen anomali banyak hal yang bisa dipetik.
    Mantap, Di.

    ReplyDelete
  9. mungkin orang banyak yg gak mau pake tumblr selain karena gak familiar juga tumblr gak ke-detect di pencarian google #cmiiw

    gara2 mbaknya ini yak elu mau self publishing? semoga bisa ngikutin jejaknya, Di. Oiya, percakapan awal kayaknya kurang di-enter gak sih? kayak elu nanya sendiri jawab sendiri kalo gue baca? ._.

    ReplyDelete
  10. It's amazing mba mut...

    Bertahan saat ketidakadilan datang, tumblr..

    Ngomong2 anomali lo keren.. Ditunggu anomali selanjutnya.

    ReplyDelete
  11. widihhh keren nih jadi menginspirasi banget

    ReplyDelete
  12. Wah keren bang... inspitatip kata emak gue :)

    BTW, interviewnya terjadi dimana ituh???

    ReplyDelete
  13. kak mutia itu benar benar tokoh yang menginspirasi :)))

    ReplyDelete
  14. Gokil. Nggak mikirin itu bakal laku apa nggak. Karena awalnya buat kesenangan aja. *noted* Coba ah, intip Tumblr Mbak Mutia.
    Kemudian mengintip Tumblr gue sendiri yang udah jarang update. Huhu. :(

    ReplyDelete
  15. Aaak ada Kak Iqbal juga yak? Kak Iqbal ini yang bantuin aku dan temenku buat sounding proyek menulis sosial kami, dan alhamdulillah jadi rame hang ikutan :)

    Nah kaaan, aku udah nebak-nebak juga mas Kuntawiaji ini bakalan sama Kak Mutia. Huaaa sesama artis tumblr yang tulisan-tulisannya selalu positif~
    Aku udah dari lama ngefans sama mas Kuntawiaji, coba sekali-kali bikin Anonim sama beliau, dong, bang :')

    ReplyDelete
  16. Aaaaaakh, Anomali iniiii keren bang :D Sukaaaak :3 btw, aku baru tau Mbak Mutia nih :D hebat juga ya anak tumblr satu ini :D

    ReplyDelete
  17. Duh, gue tadi mau komenmtar apa ya? Terlalu banyak materi yang keren yang harus gue serap. Ah pokoknya keren lah! Semoga bintang tamu anomali selanjutnya gue ya? Sebagai blogger yang paling tidak berprestasi. Atau blogger yang tidak jelas maunya apa.

    ReplyDelete

Jangan lupa follow keriba-keribo dengan klik tombol 'follow' atau masukin email kamu di tab sebelah kanan (atau bawah jika buka dari hape). Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/