Monday, April 13, 2015

Bagaimana Kamu Tahu Bahwa Itu Cinta?

Jadi ceritanya begini. Awalnya, si pacar menyuruh gue dengerin All About Us-nya He is We feat Owl City. Sebagai pacar yang penurut, gue segera membuka laptop, browsing via Youtube. Dan ternyata lagunya enak. Lebih jauh lagi, gue malah jadi suka sama musiknya He Is We ini. Dari lagu tersebut, gue mulai mencari lagu-lagu mereka yang lain. Dari satu video lagu, ke video lagu yang lain. Lalu, lepas dari band mereka, gue tersasar melalui recommended video di sebelah kanan.

Video dengan views 84 juta.
Sebuah lirik musik video.

Gue sempat heran karena hanya dengan tulisan-tulisan putih dan background hitam, video itu bisa mendapat views yang sangat banyak. Dibimbing rasa penasaran, gue mengarahkan kursor ke video itu, lalu menekan mouse.

Gue memejamkan mata, mencoba menikmati lagunya.

Buat gue, lagu ini sangat sangat pink. Vokalnya sangat perempuan dan musiknya agak “norak”. Liriknya pun lucu. Bercerita tentang perempuan yang merasa lengkap dengan kehadiran kekasihnya. Seperti cinta anak abg yang menganggap pacar adalah segalanya. Yang, dengan adanya si pacar, dia menjadi sempurna sebagai seorang manusia.

Lalu, seperti biasanya, selesai menonton gue scrolling.
Membaca komentar-komentar yang ada di video.

Buat gue, sesi membaca komentar ini adalah sesi yang asyik. Dari sebuah tampilan video, kita akan menemukan berbagai sudut pandang. Dari yang mengkritik, membalas kritikan, memuji, sampai curhat karena si penonton merasa nyambung dengan isi video. Pernah di salah satu video musik, gue menemukan seseorang yang bercerita bahwa lagu itu mengingatkan dia pada kekasihnya yang sudah meninggal tiga tahun lalu. Sewaktu bersama, mereka selalu menyanyikan lagu tersebut setiap hari. Setelah pacarnya meninggal karena kanker, mendengar lagu itu membuatnya merasa seperti mendengar suara pacarnya. Keren? Banget.

Sampai, gue berhenti pada salah satu komentar.

Sebuah komentar dari seorang perempuan yang bertanya,
How do you know if you’re “fall in love”?

Bagaimana kamu tahu bahwa kamu jatuh cinta.

Komentar tersebut mendapat beragam tanggapan. Dari mulai yang bilang ‘Kamu jatuh cinta ketika kamu menyentuh makanan.’ sampai yang menyebut ‘kamu jatuh cinta ketika membandingkan semua hal indah kepadanya.’ Lalu si orang ini menyontohkan bahwa dia menyebut nama orang yang dicintainya ketika tos-tosan sewaktu ngebir. Dia bahkan sampai mentato nama orang tersebut di dada kirinya. Ada juga yang mengatakan bahwa ‘Kamu jatuh cinta ketika tidak bisa tidur semalaman karena memikirkan seseorang.’

Gue lalu mencoba memantulkan pertanyaan terebut ke diri gue. Mencari jawaban atas pertanyaan tersebut jika dilontarkan ke gue sendiri. Dan dari banyak tanggapan, gue menemukan satu yang cocok.

You don’t need someone to tell you when you are in love… you just know it.

Terus terang, sampai sekarang gue masih heran kenapa gue bisa sama Deva. Dari berjuta perempuan lain, dengan perbandingan laki-laki dan perempuan yang satu banding empat, juga dengan banyak pilihan perempuan yang jaraknya terbilang dekat.

Kenapa?

Lalu gue mencoba berpikir seperti ini:
Jatuh cinta, sama seperti kelahiran seorang bayi, bukanlah sesuatu yang bisa kita buat. (Meskipun ada penelitian yang bilang bahwa kita bisa jatuh cinta dengan siapa saja, artikelnya di sini), tetapi menurut gue, jatuh cinta adalah sesuatu yang dititipkan.

Mungkin di suatu tempat Tuhan sedang melihat gue, lalu Dia bilang, “Adi, Aku titipkan seorang perempuan ke kamu, melalui sebuah perasaan. Jaga dia, rawat dia, lalu tumbuhlah bersama dia.” Lalu TRING! perasaan itu muncul begitu saja. Dan dia, sedang entah apa di sana, beratus-ratus kilometer dari tempat gue duduk dan mengetik tulisan ini sekarang.

And now, I just know it. 
Share:

34 comments:

  1. Betulllll!!! Jika kita jatuh cinta, jika kita telah menemukan orang yang tepat kita bisa tahu begitu saja ^^

    ReplyDelete
  2. Tulisannya bagus ya. Ditunggu post selanjutnya!

    ReplyDelete
  3. setujuu:)) just realize that you're in love yeaa

    ReplyDelete
  4. So sweet..

    Si Deva pasti makin klepek-klepek kalok baca postingan ini, Di. Wahahahahh! Bisa romantis jugak kamu yaaah.. Setelah Deva selalu memprotes postingan aku en Febri :P

    ReplyDelete
  5. kalo jatuh cintanya cuma sebelah tangan, apa itu juga titipan? titipan yang belum layak buat dititipkan kali ya lebih tepatnya..

    ReplyDelete
  6. walo kata cu pat kay, deritanya tiada akhir, tapi begitulah yang namanya anugerah :)

    ReplyDelete
  7. Bacanya cuma senyum, aja. Ih manis banget :')

    ReplyDelete
  8. Hm. Mungkin orang jatuh cinta kalo postingan blognya dari ngakak-ngakak ngga jelas, terus berujung pada postingan manis macam begini, Bang Cibo. Demikian.

    ReplyDelete
  9. Iya juga, sih. Kadang nggak ngerti kenapa bisa jatuh cinta sama seseorang. Seperti yang lu tulis, perbandingan cowok dan cewek itu banyak juga padahal. Timbul pertanyaan di kepala, "Kok bisa sama dia, sih?" Tapi, ya begitulah perasaan. Kalo udah merasakan kayak gitu, udah nggak peduli terhalang jarak lagi. Makanya ada yang memilih LDR. Eak~

    ReplyDelete
  10. Sangat menyentuh postingan kali ini Di. Keren :2Thumbup

    Untuk urusan jatuh cinta, gue juga masih bingung. Suka, sayang, cinta itu beda gak sih?. Dari hubungan gue sama Melly, gue mendefinisikan jatuh cinta ketika gue berbuat apapun demi kebahagian dia.

    Tau ah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue juga bingung. Kemarin pas nulis kebetulan lagi waras. \w/

      Delete
  11. gue nggak paham juga sih tntang beginan. walaupun nggak pernah pacaran, snggaknya gue pernah ngerasain juga kok hal kyak gni sama cewe.

    gue malah, mikirnya kadang cinta bisa menyuntikan semangat untuk berusaha lebih baik dari sebelumnya

    ReplyDelete
  12. tau gak bang? gue selalu merinding sehabis baca tulisan lo. jiwa lo selalu masuk kedalamnya. lo keren lah intinya....

    ReplyDelete
  13. tau gak bang? gue selalu merinding sehabis baca tulisan lo. jiwa lo selalu masuk kedalamnya. lo keren lah intinya....

    ReplyDelete
  14. filosofinya bagus juga " jatuh cinta itu kayak kelahiran bayi" titipan :)

    ReplyDelete
  15. Jangan mencari alasan untuk jatuh cinta, sehingga saat kau sudah merasakannya, tidak ada alasan untuk mengakhirinya :)

    ReplyDelete
  16. ngga tau ya kapan datangnya cinta, eh tau-tau datang ndiri

    ReplyDelete

Jangan lupa follow keriba-keribo dengan klik tombol 'follow' atau masukin email kamu di tab sebelah kanan (atau bawah jika buka dari hape). Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/