Friday, March 20, 2015

Tentang Konsistensi Menulis

Tidak sedikit yang heran tentang “Kenapa gue sering banget update blog”. Setiap kumpul bersama temen-temen blogger, pasti ada aja yang nanya, ‘Kok lo rajin banget bikin postingan? Gak ada kerjaan apa?’

Nah, untuk menjawab pertanyaan itu gue punya dua jawaban.

Satu:

Secara personal, gue suka memproduksi sesuatu. Boleh dibilang, gue banci tampil. Gue, ketika melihat seseorang berpidato di depan orang banyak, selalu berpikir, “Gimana caranya gue bisa berdiri di panggung itu ya?” Atau, ketika menonton konser band, di saat orang-orang terpukau melihat kekerenan sang gitaris, gue bergumam, “Gue ingin berlatih gitar agar bisa tampil seperti itu.”

Masalahnya, gue tidak percaya diri.

Gue minder untuk berdiri di atas panggung dan ditonton ribuan orang. Jadi, solusinya adalah membuat sesuatu yang bisa dilihat orang, tetapi tidak harus menampilkan gue sebagai “hidangan utamanya”. Menulislah jawabannya. Meskipun bukan seorang penulis, tetapi dengan menulis, pendapat gue akan dibaca. Suara gue pun tetap bisa didengar. Bahkan, hubungan kita menjadi dekat karena hanya dibatasi kata-kata.

Dua:

Gue menggunakan trik “rantai produktivitas” dari Jerry Seinfeld, seorang Stand Up Comedian. Bagaimana kita menjaga konsistensi untuk terus menulis setiap hari. Ini adalah cara yang dia pakai untuk menulis materi-materi stand up-nya.

Caranya sangat gampang, kita tinggal membeli sebuah schedule/papan kalender. Lalu mulailah menulis. Menulislah dengan bebas, tidak harus untuk postingan blog, atau sepanjang mungkin. Menulis saja sesuka hati. Setiap selesai menulis, coretlah (atau buat gambar rantai) hari di kalender tersebut. Lakukan ini terus-menerus dan tanamkan di dalam pikiran untuk menjaga “rantai” yang telah digambar di kalender supaya tidak putus. Dengan begini kita akan merasa aneh ketika satu hari tidak menulis. Atau, mengutip kata-kata Mas A.S Laksana, “Tidak menulis sehari akan membuatmu sakit, tidak menulis seminggu akan membuatmu gila.”


Share:

47 comments:

  1. Tapi udah kuitung u nulis jaraknya 3 hari sekali ya dari posting yg terakhir, padahal uda ditunggu2 pastinya oleh pembaca setiamu, ayo rapatkan lagi frekuensi postingannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe kan gak harus postingan blog. :)

      Delete
  2. Lah gue aja masih berlatih nulis seminggu sekali kok dii.... Mau rutin takut ketabrak sktivitas buat menghadapi un dulu.... Huehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lah gue juga kok. Sedetik sekali (lebay abis).

      Delete
  3. Kereeeen.. :D

    Aku sih ngga pernah pakek metode apa-apa. Cukup berusaha buat konsisten aja bikin postingan setiap hari. Biar deh blog ku ngga punya niche. Toh isinya tetep suka-suka, ngga dibatasi sama tema. :P

    ReplyDelete
  4. Gua keseringan nulis malah ilang ide, Di. Atau mungkin tema yang gua bawa setiap harinya terlalu mirip, jadi ya habis kalo digali terus. Entahlah... tapi lu keren kalo pake trik2 gini. Profesional abis!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kan gue bilang bebas aja, gak harus buat blog. Cuman buat membiasakan diri SETAN!! CAPSLOCK GUE PAKE RUSAK GINII!!

      Delete
  5. Alesan yang pertamanya kayaknya mewakili perasaan gue juga
    Kalo gue rajin nulis, karena mungkin terlalu banyak keresahan yang ada dihidup gue. Satu-satunya cara mengatasinya, ya tulis di blog

    ReplyDelete
  6. Gue nulis di tembok malah diomelin orang :(

    'Arif was here'

    ReplyDelete
  7. jiahaha kita sama bang.. gue juga orangnya pemalu, tapi gue juga punya band yang mungkin nanti bakalan naik kepanggung diliat banyak orang.. ya gue sih belajar buat PD aja.. dan justru, gue menulis blog itu buat melatih kepedean gue.. haha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuih keren. Semoga hebat band-nya ya!

      Delete
  8. Adi was here. Gue nulis juga tiap hari. Materi kuliah seringnya..

    ReplyDelete
  9. Yap, setiap hari emang enak banget buat nulis. Nggak harus di blog. Poin-poin ide aja udah cukup. Walaupun hanya 1 paragraf, bahkan cuma 1 kalimat. :D

    ReplyDelete
  10. Aku kalo nulis kalo mood aja, hahahaha ini nih yang nggak baik :D

    ReplyDelete
  11. Aku sejauh ini masih berusaha buat konsisten nulis nih bang :D

    ReplyDelete
  12. bisa dijelasin lebih rinci lagi gak bang? penasaran jadinya. gue merasa gak produktif nih ._.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hhaha nggak ada sih, itu tujuannya cuman untuk nyatet hari pas lo nulis, jadi bikin terbiasa aja soalnya takut rantainya putus.

      Delete
  13. Wih ada schedule board, ditulisin lagi ga kayak di sini yg kosong melompong.
    Makin konsisten karena ada yg ngebayar juga saya mah.

    ReplyDelete
  14. Gue lagi belajar konsisten nih, bang, ternyata menulis itu asik

    ReplyDelete
  15. Gue udah janji mau update blog tiap malem jumat. Biar berkah =D

    ReplyDelete
  16. Sepakat. Nulis tiap hari bikin kualitas dan kuantitas tulisan jadi meningkat. Apalagi inget teori 10.000 jam latihan, itu yang bikin seorang jadi ahli. Jadi diitung aja berapa jumlah jam yang udah dilewati buat nulis. :D

    ReplyDelete
  17. Emang gitu tuh, orang kadang suka meninggalkan konsistensinya tiba-tiba :)

    ReplyDelete
  18. Tulisan Adi bagus bagus. Tak apa rajin update blog.

    ReplyDelete
  19. Rajin update blog, pengunjungnya juga rame. Yang gak enak itu udah rajin update blog, gak ada pengunjungnya sih. Wk
    Salam kenal

    ReplyDelete
  20. Ini keren. Kutipannya juga. “Tidak menulis sehari akan membuatmu sakit, tidak menulis seminggu akan membuatmu gila.”

    Aku sudah gilaa. Semingu lebih nggak menulis. :((((

    ReplyDelete
  21. gue setuju banget sama pendapatnya Mas A.S Laksana, “Tidak menulis sehari akan membuatmu sakit, tidak menulis seminggu akan membuatmu gila.”
    tak menulis selama 10 hari rasanya kayak tidak menulis selama setahun -__- stress

    ReplyDelete
  22. gue setuju banget sama pendapatnya Mas A.S Laksana, “Tidak menulis sehari akan membuatmu sakit, tidak menulis seminggu akan membuatmu gila.”
    tak menulis selama 10 hari rasanya kayak tidak menulis selama setahun -__- stress

    ReplyDelete
  23. Wah, mantep nih. Dulu saya juga menerapkan prinsip menulis setiap hari. Tapi lama-lama kebiasaannya berubah jadi menulis setiap ingin menulis saja. :D

    ReplyDelete
  24. Wahh trik kedua kerennnn *sambilnyatet*

    ReplyDelete
  25. Kalau tidak Konsentrasi bisa hilang ide menulisnya
    Motivator Semarang

    ReplyDelete

Jangan lupa follow keriba-keribo dengan klik tombol 'follow' atau masukin email kamu di tab sebelah kanan (atau bawah jika buka dari hape). Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/