Saturday, February 21, 2015

Unperfect

Seperti lazimnya hubungan LDR, hal paling mudah untuk gue dan si pacar menghilangkan kangen adalah dengan teleponan. Beberapa hari yang lalu, kita teleponan seperti biasa. Seperti selalu ada hal baru yang bisa kita bahas.

Sampai dia memberikan satu pertanyaan.

Gue terdiam sejenak. Pikiran gue mengawang-awang. Sejujurnya, hubungan gue kali ini adalah hubungan yang cukup aneh buat gue. Hubungan gue dengan si pacar hanya diawali dengan sebuah pertemuan, yang, kalau boleh dibilang, jauh dari kata sempurna. Pertemuan gue dan dia bahkan diakhiri dengan cara yang kurang mengenakkan.

Hubungan yang kalau gue pikir kembali, menjadi the weirdest thing I have.
Yet I love.

Terkadang, kita salah persepsi tentang sebuah hubungan. Kita selalu mencari seseorang yang kita anggap sempurna. The one who perfectly perfect. Yang rambutnya harus bergelombang, atau yang lebih tinggi dari kita, atau yang isi dompetnya tebal. Atau, bagi cowok-cowok kere, mencari perempuan ideal berarti mencari sosok yang mau diajak makan di warung pecel lele.

Buat gue, menjalin sebuah hubungan berarti menjalin ketidaksempurnaan. Bagaimana kita saling tahu bahwa kita sama-sama tidak sempurna. Bahwa untuk saling menerima ketidaksempurnaan, dibutuhkan perasaan yang juga tidak sempurna. Yang tidak egois karena tahu bahwa kita sama-sama bukan orang yang sempurna.

Menjalin sebuah ketidaksempurnaan juga berarti menjalin sebuah keseriusan. Karena saling sadar dengan ketidaksempurnaan masing-masing, kita menjaga hubungan ini dengan serius dan hati-hati. Berteman dengan ketidaksempurnaan adalah berteman dengan masalah-masalah yang ada di dalamnya.

‘Jadi, kenapa kamu bisa suka aku?’ tannya dia, untuk kedua kalinya.
‘Emm...' Gue menarik napas sedikit, 'Soalnya kamu gak sempurna.’

Share:

62 comments:

  1. Wah endingnya manis banget nih. Hahaha

    ReplyDelete
  2. Jadi, kalau orang yang nembak pake kalimat "soalnya kamu sangat perfect", itu yang minta diajak makan pecel lele ya, di? *sok tulalit*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo Nyokapnya yang punya warung pecel, kemungkinan iya.

      Delete
  3. Kalau gue ngomong begitu ke pacar, kayaknya gue bakal ditabok deh.

    ReplyDelete
  4. Gue baru nonton diary komedian Raditya Dika yang judulnya "Kenapa sayang sama aku", dan memang benar, kita mencintai seseorang karena dia tidak sempurna.

    ReplyDelete
  5. baper banget pasti cewe lo ditulis beginian, di. pasti.

    mksud dri kata'', 'Terkadang, kita salah persepsi tentang sebuah hubungan' lo jelasin dong. rasa cinta itu sbnernya kek gimana.

    ReplyDelete
  6. wah sebuah persepsi yang menarik ini. endingnya benar-benar bikin berreaksi "eh ... hihihi" trus tersenyum.

    ReplyDelete
  7. Em. Masuk akal, sih. Kalau gue mah, yang penting 'klik'nya itu. Ah, gue bingung mau komen apa sebenernya. Kayaknya gue speechless nih. Kamu bikin aku gemetar, Di.

    ReplyDelete
  8. Gue sampe bingung mau komen apa. Manggut-manggut sendiri. Secara nggak sadar, gue kebanyakan pertimbangan. Thanks, Bang Adi. :)

    ReplyDelete
  9. jangan bangga dngn ketidaksempurnaan.takutnya kalau ketidaksempurnaan jd andalan,bnyk hal buruk dilakukan dngn alasan serupa.misal, pacar kita selingkuh.kita ngamuk.dia cuma bilang, 'aku jg wanita yg tidak sempurna.wajar dong selingkuh.aku wanita biasa!' ## lebai

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue gak bilang bangga dan mau sifatnya apapun, kita emang gak boleh membanggakan diri kan. :)

      Delete
  10. persepsi yang menarik,beda dari yang lainnya.deva pasti senyum-senyum nih kalau baca postingannya :D

    ReplyDelete
  11. Adi bicara soal cinta, toh. Gue manggut-manggut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan salahkan aku! Saahkan mecin yang ada di dalam makanan-makananku!!

      Delete
  12. Ah salah masuk, lagi bahas cinta disini ternyata..... :( haha...

    'Karena kamu nggak sempurna dan aku yg akan menyempurnakan itu' nais.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kepada jomblo, pintu keluar ada di sebelah kanan ya...

      Delete
  13. Orang di atas gua bikin ngakak, anjir! Hahaha..
    EMANGNYA KENAPA KALO LU MASUK KE POSTINGAN GINI BROOO?!!

    Nanti kalo punya pacar gua juga mau jawab gitu ah, Di. Iya nanti. Gak tau kapan. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebagai jomblo yg masih baru gini, postingan diatas bikin gue kadang merasa sedih.....

      Delete
  14. dari pertemuan yang biasa, malah jadi cerita yang panjang..
    Iya.. yang gak sempurna juga bisa bikin bahagia. Jadi, kenapa harus nunggu yang sempurna.

    ReplyDelete
  15. Adi kerasukan Dewa Amor (?)
    *panggil soleh pati buat dilukis*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Adi tidak kerasukan Dewa Amor karena Adi nggak tahu apa itu Dewa Amor. :(

      Delete
  16. Kalo buat pacar, kedengerannya so sweet. Tapi kalau kata-kata itu buat nembak, kedengerannya jadi ngeselin, kayak ngajak ribut, "Kamu gak sempurna. Jadian, yuk."

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa kalau kamu ahli. Gunakan seperti ini: "Kamu gak sempurna, jadian yuk. Setelah itu kamu bakal sempurna."

      Delete
  17. Dasar wanita yah. Selalu pengen denger pengakuan langsung dari orang yang dicintainya.. :3

    Tapi aku ngga pernah nanyak gitu sama Febri, Di. Ngeri aja kalok dia jawabnya aneh-aneh. ._.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertanyaannya bukan dari dia doang kok, soalnya gue juga bingung. :))

      Delete
  18. Thanks! Tulisannya mengingatkan diri saya sendiri tentang ketidaksempurnaan dan harus saling melengkapi. Sebenarnya udah tau sih, mencoba dipraktekin juga, tapi kenyataan nya kadang susah huhuhufufufu *neguk milo*

    ReplyDelete
    Replies
    1. BAGI DOONG MILONYA!! (sumpah ini balasan komen paling tidak nyambung).

      Delete
  19. what a post, ditutup dengan ending yg manis.
    biar gue tebak, nama nya defa kan...

    ReplyDelete
  20. Betul tuh kalau cari sempurna pasti ga akan dapet. Setuju banget!

    ReplyDelete
  21. BANG? LO KENAPA? LO KENAPA BANG? SAKIT? DUH :(

    ReplyDelete
  22. Bang, gue juga mau diajak makan pecel lele, kok :P
    #IniMahNyariGratisan

    ReplyDelete
  23. Manusia nggak ada yg sempurna, setidaknya berusaha lebih baik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena nggak punya target buat diucapin kayak begitu, yaudah, gue ke sini cuma mau liat komennya Fikri doang. Dan, lihatlah! Super sekali.

      Delete
  24. Mencari yang tidak sempurna? Mencintai untuk melengkapi. Ya, menyempurnakan hubungan.

    ReplyDelete
  25. Cie tumben bro bikin posting yg kaya gini.
    Btw, gua mau tanya. Kenaapa jagung ini direbus?

    ReplyDelete
  26. Nggak tau lagi harus bilang apa. Endingnya bikin speechless.
    Jadi, ternyata selama ini terlalu menjadi 'pemilih'.
    Terima kasih, Bang Adi. Golden ways~

    ReplyDelete
  27. anjeeeer adi lagi meloooow :')
    melting nih gue bacanya di :p

    ReplyDelete
  28. oke, kata-kata terakhir udah masuk list "kata sepik buat pacar" ya, Bang! :))

    ReplyDelete
  29. Kalau kata Bang Soleh Kesempurnaan hanya milik Allah dan Andra & the backbone

    ReplyDelete
  30. Semenjak punya pacar, tingkat romantisme elo semakin badai, Di. Hati ini pun serasa ikutan diterjang juga. Huft. :(

    ReplyDelete
  31. kata-kata terakhir itu gak semua pacar bisa nerimanya (pengalaman pribadi) hahaha

    ReplyDelete
  32. selalu salut ama org yg bisa tahan LDR. Karena aku sendiri pernah coba, daaan. gagal :D. Tapi kalo masing2 kuat , tahan godaan dan yang terpenting BISA SETIA, jalanin aja sih.. :) . Ada enaknya jg kok LDR.. kangennya lebih gede biasa ;p.. Apalagi pas ketemu :D

    ReplyDelete

Jangan lupa follow keriba-keribo dengan klik tombol 'follow' atau masukin email kamu di tab sebelah kanan (atau bawah jika buka dari hape). Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/