Friday, May 23, 2014

Postingan Misterius Bagian Dua

//ini adalah postingan misterius//


‘Hoek… Elu cobain deh. Mantab, Di!’

            Mantab? Sepertinya pria di hadapanku membual. Ekspresinya menjelaskan semua itu.

            Tuanku tertawa geli, Hahaha Elu, sih. Gaya banget pesen Chai Thai Tea.’ Ia kemudian bangkit meninggalkanku dan si pria belah tengah, ‘Sini, biar gue ambilin gula.’

            Apa itu? Chai Thai tea? Aku baru mendengar nama susu seasing itu.

Tuanku kembali ke meja sembari menggenggam dua bungkus gula putih dan sebungkus gula cokelat. Ia merenggut gelas berwarna susu itu. Ditimang-timangnya itu minuman, ‘Emang rasanya kayak apa sih?’ Alisnya mengerut, pertanda ia sedang serius.

            ‘Hoeeeeeekk. Njir. Mahal-mahal rasanya kayak jamu buyung upik!’

            Jamu? Susu rasa jamu? seperti apa rasanya. Hik, aku ingin muntah membayangkannya.

            ‘Nih, kalo mau. Minum aja green tea gue. Makanya, Gung, lain kali kalo mesen jangan ngasal.’

            O, jadi gelas hijau ini green tea. Yeah, pilihan tuanku memang selalu tepat.

            ‘Jadi gimana Di. Mengenai tulisan lu? Apa... kibal-kibul?’

            ‘Keriba-keribo.’

            ‘Nah, iya itu.’

            Tuanku bertukar posisi dengan orang di hadapanku, aku sebut saja dia Gung, sesuai dengan yang tuanku panggil terhadapnya. Tuanku lantas menyentuhkan jemarinya ke mini touchpad-ku, kemudian menggoyang-goyangkan telunjuknya di sana. Beberapa klak-klik, lalu kupampangkan sebuah lembar kerja Microsoft word.

            ‘Ya sejauh ini sih masih lancar. Elu doain aja nanti ada penerbit sarap yang mau realisasiin ini.’

            Gung meremas Chai Thai Tea, menempelkan bibirnya ke sedotan, Sebelum ia menyedot itu cairan ke dalam mulut, ia bicara, ‘Hahaha. Amin dah. Kalau elu sukses kan gue juga seneng.’ Gung menyeruput sedikit cairan susu itu sebelum melanjutkan, ‘Emang, ide lu pertama kali bikin kibal-kibul ini apa sih?’

            ‘Keriba-keribo.’

            ‘Nah, iya itu.’

            ‘Jujur, awalnya sih mainstream banget, Gung. Blog. Keriba-keribo ini asalnya dari blog gue dengan nama serupa. Yah, sama lah kayak orang lain. Lama-lama jadi kepikiran untuk punya buku sendiri.’

            ‘Blog? Berarti non-fiksi, dong?’

            ‘Yes.’

            Tuanku menaruh tangannya di belakang kepala, sementara Gung mulai menyesap green tea milik tuanku. Aku sendiri sebenarnya tak peduli dengan apa yang mereka bicarakan. Aku lebih tertarik kepada wanita di balik etalase yang berisi semacam roti-rotian. Wanita itu memakai celemek hijau, lagipula senyumnya lucu.

            ‘Kalau gitu sama dong kayak Raditya Dika? Terus apa bedanya sama buku lawak yang lain?’

            ‘Ya, secara ngga langsung pasti ada beberapa kesamaan. Tapi kalau secara umum, ngga cuma dia doang. Gue juga suka cara pikirnya David Sedaris, dan bagaimana Jeff Kinney menuturkan sebuah diary di Diary of a Wimpy Kids. Dan, kalau untuk cara bertutur pun, karena referensi gue lebih ke buku lawas, jadi pasti beda. Tulisan gue terkesan tua... dan bapuk.’

            Siapa pula itu Raditya Dika, David Sedaris, Jeff? Aku sih lebih suka menonton lawak dibanding harus membacanya. Wendy Cagur dan Andre Stingky menurutku lebih oke.

            Tuanku kini menegakkan posisi duduknya—tidak lagi bersandar di sofa—lantas ia berbicara dengan nada serius, ‘Dengan keriba-keribo, gue mau menerangkan kalau sebenarnya seorang penulis juga mampu ‘tumbuh’ di dalam sebuah buku. Dari gue yang awalnya-’

            ‘Jo!’ Wanita bercelemek itu berteriak dan menaruh setangkup gelas di atas etalase. Pikiranku bercabang, tak lagi ku dengar kata-kata tuanku.



//bagian kedua//
Share:

9 comments:

  1. Judulnya pas banget sama ceritanya soalnya emang misterius, tapi gue masih ada yg nggak ngerti sama penasaran di :|

    ReplyDelete
  2. gua engga paham bang. maksud nya apa sih?

    ReplyDelete
  3. ‘Dengan keriba-keribo, gue mau menerangkan kalau sebenarnya seorang penulis juga mampu ‘tumbuh’ di dalam sebuah buku. Dari gue yang awalnya-’ Nah, gue setuju nih sama kalimat ini!.

    ReplyDelete
  4. Ini lebih misterius dari sebelumnya..

    ReplyDelete
  5. Laptop. Keriba-keribo. Buku. Hm.. misterius..

    ReplyDelete
  6. bener-bener postingan misterius, kalau mau ngerti postingan ini harus mecahin kode ya?

    ReplyDelete
  7. Habisan kepoin posting yang dulu, ini lagi cerita salah satu resolusi tahun 2014 yang mau nerbitin buku itu ya? Hohoho barengan dong sama nerbitin skripsinya. Baguslah kalo gitu jadi manusia produktif, ya, Bang.

    ReplyDelete

Jangan lupa follow keriba-keribo dengan klik tombol 'follow' atau masukin email kamu di tab sebelah kanan (atau bawah jika buka dari hape). Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/