Wednesday, April 9, 2014

Orang-orang Ini..


Tv lagi heboh-hebohnya pemberitaan soal pemilu. Sebenarnya, gue tidak bermasalah dengan banyaknya pemberitaan tersebut. Namun, kebanyakan pemberitaan isinya menjelek-jelekkan. Si A menjatuhkan B, si B menjatuhkan C. Berita-berita ini membuat gue sedih. Kenapa sih harus saling sikut? Tetapi, dari sekian banyak berita, tadi pagi ada berita yang paling bikin gue terenyuh. Nadi gue berdetak cepat. Mata gue berair. Ingus gue seketika keluar gara-gara berita ini. Headline beritanya: Andhika Kangen Band Bakal Manggung Lagi.

Siap-siap beli kapas buat nyumpel telinga lagi, deh.

Ngomongin soal pemilu dan Andhika, gue jadi kepikiran sesuatu. Iya, setelah gue bertapa di dalam goa cuman make sarung wadimor doang yang mengakibatkan gue malaria, akhirnya gue menemukan sebuah fakta: Andhika lebih cocok kerja di politik. Ya, Anda tidak salah baca. Pada kesempatan kali ini, sekali lagi saya tekankan, bahwa Andhika Kangen Band lebih cocok bekerja di bidang politik. Keren sekali bukan? Apa, bukan? Baiklah.

Ehem. Maksud saya begini, daripada partai politik itu membuang-buang uang untuk serangan fajar, lebih baik menggunakan keahlian Andhika sebagai alat untuk meningkatkan suara partai. Caranya? Mudah sekali. Setiap ada yang datang ke TPS, katakanlah, ‘Tolong pilih partai A atau… ANDHIKA NYANYI NEH!! NYANYI!’ sambil nyodorin muka Andhika. Niscaya setelah Anda mengatakan hal tersebut, elektabilitas partai Anda akan meningkat pesat. Keren sekali bukan? Apa, bukan? Baiklah.

Tapi sejujurnya, gue sebel melihat berita tersebut. Kenapa sih, daripada nyanyi, Andhika ngga masuk ke dalam galian PLN aja? Sepertinya lebih bermanfaat. Gue sebel aja, melihat orang yang agak memaksakan diri seperti itu. Masih banyak hobi mantap lainnya buat dia selain nyanyi. Jadi ninja mungkin.

Nanti di tv kita akan melihat seorang Andhika, dengan tampilan wajahnya yang rupawan lagi tiduran di dasar laut…nyamar jadi batu karang.

Yah, sebetulnya, selain mahluk jenis ini, gue juga sering sekali dibuat sebal dengan mahluk-mahluk lainnya.

Satu. Orang yang suka ngedumel. Orang-orang seperti ini tidak pernah memberikan solusi. Ia biasanya hanya menggerutu tentang hal-hal di sekitarnya.

‘Duh, panas banget nich.. blablabla..’ 

'Duh, dingin banget nich.. blablabla'

Ya kalau panas tinggal kipasan. Kalo gerah mandi. Beres. Manusia jenis ini, mungkin pas ada Tsunami bukannya kabur malah mengeluh,’ Duh, pake ada Tsunami segala. Mana airnya tinggi lagi.. Eh, cepet amat sih datengnya, gue kan belon siap-siap.. Aaaakk!! Toloooong!’

Lalu ia hanyut, terus mati dengan kepala nyangkut di pohon kelapa.

Di sisi lain, orang tipe ini adalah orang yang gampang marah. Emosian. Ada kemungkinan sewaktu nonton di bioskop, pas masuk teater dia malah ngamuk sambil tereak, ‘EALAAH PLN BANGSYAAT! GUE PENGIN NONTON LAMPUNYA MALAH MATII!!’

Tips menghadapi manusia jenis ini: tusuk amandelnya pake pensil.

Dua. Orang yang suka pamer. Orang tipe ini biasanya banyak di sosial media. Gue ngga ngerti sama orang yang konsep fotonya pamer dengan pose tersenyum sumringah, berdiri di depan mobil sambil mengacungkan satu jempolnya. Biasanya di fotonya ada tulisan: BOOM!! INILAH HASIL KERJA KAMI! KAMI TIDAK BEKERJA UNTUK UANG! UANG YANG BEKERJA UNTUK KAMI!

Bedebah.

Menurut gue, hal tersebut sangat mudah dimanipulasi. Kita tinggal datang ke parkiran PIM, foto, lalu berikan tulisan: BOOM! Beres deh. Gue menyarankan kepada kalian, supaya pamerlah dengan gaya yang lebih fangki. Jangan tanggung-tanggung. Berfotolah di depan sutet dengan baju compang-camping dan muka gosong. Sertakan tulisan: BOOM! INILAH HASIL KERJA KAMI! KESETRUM LISTRIK 10000 VOLTASE!

Tiga. Orang yang suka kepo. Kepo, sebagaimana yang kita tahu, adalah orang yang ingin tahu privasi orang lain. Kepo sebatas mencari tahu melalui dunia maya, menurut gue adalah kepo yang wajar. Tapi kalau sudah berlebihan, nanya-nanya sampe ke hal remeh temeh, gue jadi sebel. Biasanya, kaum ini keponya sepaket dengan sok tahu. Manusia jenis ini hanya memiliki sepotong-sepotong pengetahuan dan kemudian merakitnya menjadi kesimpulan versinya sendiri. Orang jenis ini sangat menyebalkan karena bisa tiba-tiba datang ke kosan kalian, menggebrak pintu, kemudian berkomentar ngga penting. Contoh: ‘Ciyeee yang kakeknya punya dua lubang hiduung..’ Mereka juga suka memberikan pertanyaan-pertanyaan aneh yang gue sendiri tidak tahu harus merespon apa, seperti, ‘Eh, kakekmu itu suaminya nenekmu, kan? Ciyeee..’  

Hmm, kalau kalian, kesel sama orang kayak apa?


Salam satu nista dari Adi, si rambut lurus. Muah.

*UPDATE*

Gue baru saja menambahkan widget follow blog via email. Ada di bagian footer blog. Jadi, kalau kalian ingin mengikuti perkembangan blog ini, bisa menulis email kalian pada kolom di bawah. Nantinya, setiap update-an postingan bakal dikasih tahu ke email kalian. 

Tadinya sih gue pengin make widget follow biasa, yang tinggal klik, terus beres. Tapi ngga tahu kenapa, tiap mau masang widget itu, eror terus. Gue ngga ngerti, jadi aja make widget yang ini. Hehehe. Oya, sekarang gue juga membikin semua orang bebas berkomentar di blog ini. Jadi, buat yang ngga punya akun gmail, bisa komen dengan Anonim. Semoga aja nanti ngga ada komen aneh-aneh ya. Aaaand yak, mari bersenang-senang bersama keriba-keribo. :)
Share:

20 comments:

  1. Baru tau nih andhika manggung lagi.. bukannnya kemarin lg di BUI? Baiklah.. BOOM!! hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kemarin gue nonton tv ada beritanya. SIAPKAN KUPING KALIAN TEMAN-TEMAN!

      Delete
  2. "Tips menghadapi manusia jenis ini: tusuk amandelnya pake pensil." langsug gue praktekin nih! manjur deh, muehehe.

    ReplyDelete
  3. kesel sama orang yg suka nyinggung fisik bang, rasisme, coba kalau dia sendiri yg di-resis-in gimana coba rasanya... jadi emosi sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Orang kayak gitu cocoknya buat nambel jalanan berlubang dit.

      Delete
  4. Gue kesel sama orang yang... nolak cinta gue. Arrgghhtt gue kesal. Tapi nggak deh. Tapi kesel juga sih sebenarnya :|
    Gue juga kesel tuh sama orang yang sering ngedumel, kesannya nggak pernah bersyukur. Menikmati yang ada dan mencari sisi positifnya kan lebih baik daripada ngedumel nggak jelas :)

    ReplyDelete
  5. gue kesel sm orang yg gak mau nraktir gue.
    andhika nyanyi lagi? hah. gue mau denger kl wajahnya udh dioperasi pake plastik kresek. *duh maafkan gue, andhika*

    ReplyDelete
  6. Andhika itu ganteng lho *maksa

    gue kesel sama orang yang ngomongin Andhika dengan seenaknya, harusnya mereka ajak-ajak gue buat ngerumpi bareng.
    ingat, Andhika juga manusia *btw beneran manusia gak sih?

    ReplyDelete
  7. Bahahaha. Itu bagian kalimat terakhir point ke-2, rasanya gue pengen manggil voldermort. Iya, supaya mereka tahu rasanya dikutuk.

    ReplyDelete
  8. Nyodorin muka andika? itu kejam banget kayaknya. huahahhaha

    ReplyDelete
  9. Gak kebayang kalo andhika Kangen Band mau manggung lagi.

    Mungkin, kalo sebelumnya poninya panjang sebelah kanan aja, mungkin sekarang dia akan manggung dengan poni panjang di sebelah kanan dan kiri. Nama bandnya pun bakal diganti. Yang asanya 'Kangen Band' menjadi 'Kangen Band... Chong'.

    Mungkin...

    ReplyDelete
  10. salam kenal mas :D, kunjungan blogwalking :)

    ReplyDelete
  11. seriusan andhika nyanyi lagi? tutup mata buntel telinga nih

    ReplyDelete
  12. bagus nich artikelnya, salam kenal ya mas :D

    ReplyDelete

Jangan lupa follow keriba-keribo dengan klik tombol 'follow' atau masukin email kamu di tab sebelah kanan (atau bawah jika buka dari hape). Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/