Friday, February 14, 2014

Tulisan di Dinding Itu..

Beberapa hari belakangan, gue sering memandangi tembok di sudut kamar. Tempat di mana tulisan-tulisan itu menempel. Berjajar-jajar. Mereka—tulisan itu—menyerupai barisan pohon-pohon pinus yang dari batangnya menguapkan kebahagiaan. Namun terkadang pula, tulisan itu jadi seperti burung kurir yang hinggap di pucuk pohon pinus,  yang mengantarkan kenangan dan masa lalu.

Malam ini gue menyeduh secangkir susu putih,
menaruhnya di meja

di bawah tulisan-tulisan itu. Gue lalu memerhatikan kepulan asapnya, yang sesekali naik dan menyampaikan ‘halo’ kepada tulisan-tulisan itu. Kemudian, ini kepala perlahan-lahan naik, dan akhirnya kembali menelusuri tulisan-tulisan itu.

Tulisan itu adalah kesan dan pesan teman-teman terhadap gue sewaktu mengikuti malam keakraban kemarin. Tapi lebih dari itu, tulisan tersebut adalah cermin. Di mana huruf-huruf yang terangkai saling bergabung dan menciptakan gue versi tulisan.

Selalu ada banyak rasa ketika gue mulai membaca satu persatu tulisan tersebut. Ada yang membuat manggut-manggut sendiri, membikin kesal, berekspresi ‘oh’, ‘ah masa’, sampai tertawa terbahak-bahak.

Buat gue, tulisan-tulisan ini berharga.

Dan oleh karena itu, gue pengin memberikan respon atas pernyataan yang ada dalam tulisan tersebut.

Daaan, ini diaaa:

Di kertas-kertas itu, banyak yang menyemangati gue untuk tetap melanjutkan menulis dan bahkan ada yang menyuruh untuk cepat-cepat membuat buku. Terima kasih atas dukungannya, teman-teman. Pernyataan kalian ini semakin memperjelas bahwa tulisan gue mampu menurunkan IQ seseorang. Hehehe.

Kebanyakan dari mereka juga menuliskan 'keribo'. Dan itu wajar. Sekalinya ada yang bukan keribo, malah nulis, ‘sumpah gw mau ngeliat rambut lo lurus supaya nama blog lo ngga keriba-keribo lagi.’ Minta dibakar.

Selain itu, 'pendiam'. Yang mana pada kesempatan kali ini saya menyatakan: kalian telah ku kelabui! Duhai para rakyat jelata! Entah kenapa kalian terlalu mudah kubodohi…sampai gue menemukan kertas-kertas yang bertuliskan bahwa banyak teman gue banyak yang suka baca blog ini. Oh, ampuni dosaku, teman-teman.

Uh, dengan ini saya menyatakan bahwa saya turut andil dalam merusak moral bangsa. Hehehe. Dan tapi, dari semua tulisan yang tertempel di dinding, jawaranya adalah yang satu ini: pesan dari mahluk transedental yang tidak mencantumkan namanya di kertas. Pesannya berbunyi demikian, ‘Di… Jadilah pribadi yang terbuka sama orang lain…cobalah jadi pribadi yang ringan dan menyatu sama orang lain, gw yakin lw bisa…hehe…’

Gue hampir menangis ketika membaca pesan tersebut. Ini adalah sebuah pesan yang sangat bijak untuk mahluk unyu seperti gue. Gue yang buka baju lima menit aja langsung hipotermia, ini malah disuruh terbuka sama orang lain. Dan dia, yakin kalau gue bisa.

Oh, kepada siapapun engkau yang menuliskan tulisan di atas, gue yakin bahwa hubungan kita bisa berjalan sangat dekat. Sedekat Roma Irama dan bulu dadanya.

Tapi, apapun tulisannya, gue sangat senang dan bangga pernah bermain-main sama kalian. Tulisan-tulisan ini akan membantu gue tumbuh dan terus tumbuh. Terima kasih ya. Thanks for all these kind words :)

Lanjut soal komentar. Kemaren ada yang bilang kalo nyamuk suka sama nafas yang ngos-ngosan, tapi masalahnya temen gue yang lain ngga dinyamukin separah gue. Jadi mugkin jawaban yang agak sesuai adalah yang bilang kalau nyamuk suka sama golongan darah O. Iya, golongan darah gue O. Pantes aja gue dinyamukin sampe liar gitu. Ternyata begitu toh. Baidewai, kalau yang orang-orang bilang darah manis itu yang kayak apa sih?

Di komentar kemarin juga banyak yang nyinggung soal Riana. Ada yang bilang kalau Riana tidak menunjukkan jati diri aslinya, makanya Deddy lebih memilih Russel sebagai juara pertama The Next Mentalist. Hmm, sebuah alasan yang logis dan masuk akal. Ada juga orang yang bilang, karena Deddy yang menciptakan karakter Riana, maka agak ngga etis kalau dia memenangkan ciptaannya sendiri. Hmm, ini juga alasan yang masuk akal dan tidak dibuat-buat. Ada juga yang bersuka cita setelah tahu Riana tidak juara. Orang-orang seperti inilah yang seharusnya dibasmi dari muka bumi.

*updated*

Beberapa waktu yang lalu, Indonesia, sekali lagi tertimpa musibah. Mulai dari banjir bandang di Manado, Sinabung, dan terakhir meletusnya gunung Kelud di Kediri. Semoga teman-teman yang ada di sana tetap bisa bertahan dan aman. Kalian tidak sendiri, guys. Kami, percayalah, di belahan tempat lain juga membantu kalian entah itu dengan caranya masing-masing. So, jangan merasa kesepian dan khawatir. Kita tetap bersama, Indonesia. :)
Share:

12 comments:

  1. "Selalu ada banyak rasa ketika gue mulai membaca satu persatu tulisan tersebut."
    ini gue ngerasa sering ngedenger pas kata 'selalu ada rasa'
    ngiklan ya mas ? :3

    ReplyDelete
  2. Wiiihh, bener tuh!. Support dari temen-temen emang bikin kita semangat!.

    Eniwei, Suka cita itu apaan ya? *purapurabegok*

    ReplyDelete
  3. "bang kribo kenapa masih kribo? mungkin krn skg lg musim rambutan ya?" haha :D

    ReplyDelete
  4. Lha, kok lo bisa dapet pesan kayak gitu, Di? Hahaha.
    Berarti ada yang beranggapan lo itu seorang introvert, dong.
    Apabila gue analisa dari tulisan lo melalui blog ini. Gue pasti bakalan nebak lo orangnya sangat humoris.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sejujurnya, gue memang introvert. Pernah ditulis di blog ini juga. Hehe. Tapi ya gitu, hiperaktif juga. Kayak ADD. :))

      Delete
  5. Ayo, di. terbuka dong. coba buka... coba buka semua. Muehehehe. Tetap terus menulis, kawan. Sudah terlalu suka sama gaya tulisan blog ini :)

    ReplyDelete
  6. awalnya gue kira tulisan di dinding itu adalah.. graffiti .. oh wahai pangeran adi, kau menipuku dengan sedikit bangsat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Engkau memang rakyat jelata seperti seharusnya, Kisanak.

      Delete
  7. iya, gue nangkapnya lo introvert. Mungkin lewat blog inilah lo 'terbuka' tapi mereka minta terbuka secara langsung (oke, bukan bugil).

    ReplyDelete

Jangan lupa follow keriba-keribo dengan klik tombol 'follow' atau masukin email kamu di tab sebelah kanan (atau bawah jika buka dari hape). Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/