Sunday, June 2, 2013

Maafkan Saya


Maafkan saya. Akhir-akhir ini sifat buruk saya sering keluar. Dan lalu saya coba introspeksi, mencari tahu asal-muasalnya. Dan akhirnya sadar, karena saya berasal dari kedua orangtua, jadi beberapa dari sifat buruk tersebut pasti berasal dari sifat orangtua saya. Kecuali saya lahir dengan cara keluar dari batu.

Adakah di antara kalian yang pernah merasakannya juga? Seperti sifat kalian saat keranjingan shopping, mungkin. Dengan semangat 45 berburu semua yang diinginkan, kemudian setelah selesai berbelanja kalian menyesal karena telah menghabiskan uang untuk barang yang sebetulnya tidak begitu penting, lantas kalian berkata, Anjir, Nyokap gue banget ini!

Atau pernahkah ngomel ke Bokap karena dia lelet, dan di kemudian hari kalian merasa ah, ntar aja deh, ngaret ternyata enak juga.

Disadari atau tidak, sifat yang kita miliki berasal dari orangtua.

Karena saya manusia normal, maka saya pun begitu. Belakangan, saya sering banget komentar mengenai hal-hal yang telah lewat. ‘Ah, harusnya kemaren gini aja.’ atau, ‘Njir, bener kan. Coba kemaren kayak gini, pasti bla bla bla..’

Dan setelah saya cari tahu, sifat itu dari Nyokap.

Maafkan saya.
Maafkan Nyokap saya. 
Share:

0 comments:

Post a Comment

Kalo kamu suka sama tulisannya, jangan lupa untuk bantu share dengan tekan tombol sosmed di atas yaa. \:D/

Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/