Monday, July 23, 2012

Ada Yang Baru..


Ada yang baru. Bukan karena postingan ini muncul  di bulan Puasa. Bukan. Bukan juga karena ada boyband baru lagi. Kalau itu gue ngga peduli.
Ada yang baru dengan gaya berpacaran anak muda: Pacaran di motor. Benar PACARAN DI MOTOR. Astaghfirullah. 
Awal gue menjadi mahasiswa, gue melihat banyak yang melakukan gaya “Pacaran di motor” ini. Dan posisinya persis di depan gerbang kampus gue tiap malam, dan itu rame, dan gue biasa aja.

Gue biasa aja karena belum mengerti oleh apa yang dilakukan mahasiswa dan mahasiswi itu. Awalnya gue mengira mereka adalah geng motor yang lagi kumpul kebo, atau semacam rapat darurat anggota MLM yang kekurangan tempat. Tapi gue ngga mendengar suara, “DAHSYAAAT! ”
Jadi sekarang pilihannya tinggal 2 : Anggota geng motor atau... emang anak kampus. Njir.
Gue yang penasaran akhirnya mengkaji fenomena yang terjadi ini. Penelitian ini berjudul “Kajian Mengenai Pacaran di Motor : Studi kasus Depan Gerbang Salah Satu Kampus di Bogor.” Metode yang gue pakai adalah cross linking. Yaitu mencocokkan antara kegiatan, kondisi fisik, dan kebiasaan yang dilakukan oleh orang yang melakukan PdM (Pacaran di Motor) dengan kelakuan asli geng motor/anak kampus dan. Ibaratnya kayak menjodohkan gitu. Hehe.

Jika diteliti secara fisik, pelaku PdM ini tidak memiliki tubuh yang terlalu kekar. Standar saja, namun memiliki struktur muka yang beragam. Kegiatannya cenderung sama antar pelaku. Mereka juga terorganisir dengan baik.

Yang biasa mereka lakukan: Me- nyetandar-dua-kan-motornya, duduk samping-sampingan, kemudian diam. Udah.

Terkadang ngobrol sih, tapi kalau diperhatikan secara detail, si pria lebih memfokuskan kepada pergerakan tangannya yang melakukan gerilya. Mungkin tangannya yang bergerak secara liar itu dimaksudkan untuk menyeimbangkan motornya. Atau...  memang untuk menyeimbangkan motornya.

Jika dilihat dari bentuk tubuhnya yang biasa saja, kegiatannya gitu-gitu doang, tidak pernah mengganggu antar sesama pelaku PdM. Ya berarti mereka penduduk setempat.

Wah meteornya bagus ya, neng.


Tapi setelah gue melakukan berbagai riset, Gue malah merasa risih dengan gaya pacaran PdM ini.

“Kenapa, lo pasti iri ya di gara – gara ngga pernah coba?”
Bukan karena gue iri, tapi jelas gaya berpacaran seperti ini terlalu memiliki banyak kelemahan.

“Apa aja emang kelemahannya,ngaku lo! iri kan lo di?
1.  Kalau kelamaan dapat menyebabkan masuk angin
2. Kalau kelamaan dapat menyebabkan pegal-pegal
4. Kalau kelamaan keenakan di cowonya. Tangannya ke mana-mana.

“Oh gitu ya, emang kalo dibandingin sama gaya yang lain gimana. Bener nih ngga iri?”
Baiklah. Mari kita bandingkan dengan gaya-gaya pacaran yang lain:
Pacaran di restoran/ di café: Selama ini sih gue belum pernah melihat teman gue yang abis dinner sama pacarnya minta dikerokin gara-gara masuk angin. Lah kalau PDM, udah duduknya sempit, ngga bisa pesen makan pula. Lagian angin malam kan ngga bagus. Yang bagus itu kupu-kupu malam. Baiklah saya tidak fokus.
Pacaran di bioskop: tempat duduknya nyaman dan empuk. Kalian bisa nonton film yang kalian suka. Kalau PdM, jangankan duduk nyaman, sandarannya aja ngga ada. Lagian kalau PdM tuh kalian mau liatin apaan? Geng motor? Cuih.
Bioskop sih mending, masih bisa kalau mau ehem, mesum. Lah PdM? Mau ehem mesum sambil diliatin tukang nasi goreng? Gue sih ogah.
Gue juga merasakan bahwa ini adalah metode pacaran yang memiliki ketergantungan dengan alam paling tinggi. Bagaimana engga, gerimis dikit panik. Selama kurang lebih 2 tahun gue kuliah sambil meneliti gaya pacaran ini, gue belum ngeliat ada yang berani PdM--an pakai jas hujan.
  
Jadi kalau kalian punya teman yang update status kayak gini :

“Yah ujan, batal deh ketemu sama doi :( ”

Pasti mau PdM.


“Sialan lo di, itu status gue!”
Makan tuh iri.

Share:

8 comments:

  1. haha emg ada beneran ya yg begituan? udah mau kiamat dunie

    ReplyDelete
  2. jadi, apa pilihan gaya bercintamu?

    ReplyDelete
  3. Gak heran ah. Udah biasa. Pacaran di toilet aja ada kok :D
    Yang jarang tuh pacaran pucuk menara Eifel :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. masalahnya ini ngga ada enak - enaknya. kalo di toilet mah seru *eh

      Delete
  4. inget puasa eheheheh mampir balik gan n jangan lupa follownya ia

    ReplyDelete
  5. wkwkwkwkwk

    ngeri risetnya,...

    kayaknya pengalam sendiri nih yg diceritain!!

    ReplyDelete
  6. gila, riset kagak ngajak2 dah lu di

    ReplyDelete

Jangan lupa follow keriba-keribo dengan klik tombol 'follow' atau masukin email kamu di tab sebelah kanan (atau bawah jika buka dari hape). Untuk yang mau main dan ngobrol-ngobrol, silakan add LINE di: @crg7754y (pakai @). Salam kenal yosh! \(w)/